Dalam rangka memperkenalkan group ayo menulis maka creator ayo menulis mengadakan lomba menulis puisi untuk kalangan peminat sastra apalagi menulis. Lomba ini terbuka untuk umum tidak ada batas usia, laki atau perempuan, yang jelas tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, cacat hukum.
Silakan kirimkan naskah puisi kamu ke alamat e-mail: a_menulis@yahoo.com dengan format file Word berikut:
1. Panjang naskah bebas
2. Ukuran kertas A4
3. Spasi 2
4. Font Times New Roman (TNR), size 12
5. Margin atas (top): 3cm, kiri (left): 3cm, kanan (right): 3cm, bawah (bottom): 3cm
6. warna tinta hanya hitam, tidak boleh warna warni
7. Nama file adalah judul puisi
8. Subjek email adalah: rindu#nama pena#judul puisi
9. Lengkapi naskah kamu dengan biodata narasi (mencantumkan nomor yang bisa dihubungi) dibagian akhir puisi. Cantumkan pula alamat akun facebook milik kamu ya dan jangan lupa nomor hp dan alamat yang jelas ya…. untuk alamat hadiah bagi pemenang.
10.peserta harus bergabung dalam group ayo menulis. (http://www.facebook.com/pages/AYO-Menulis/151869101596297 )
11.peserta boleh mengirim maksimal 4 puisi
12.peserta harus mengkopi pengumuman ini dalam catatan di facebook dengan mengtagg minimal 10 teman
13.Lomba ini berlangsung mulai 1 Februari 2012 dan ditutup 31 maret 2012 pukul 23.59 WIB
14.Lama penjurian adalah 1 bulan
15.Naskah-naskah terbaik akan dipilih untuk dibukukan
Masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah sampel buku antologi dari lomba ini. Dan pemenang 1,2 dan 3 akan mendapat honor dari panitia mulai dari 200ribu, 150 ribu, dan 100ribu, namun tidak mendapat buku antologi meski di masukan dalam buku nantinya.
Nah, mari mulai membuat karya imajinatif kamu yang keren!! yang bernuansa islami dapat nilai plus lohhh.…
sumber: http://noorhanilaksmi.wordpress.com/2012/01/17/lomba-puisi-rindudl-31-maret-2012/
Selasa, 27 Maret 2012
Lomba Puisi
Minggu, 25 Maret 2012
Dimana kau Cinta Sejati?
Kadang keindahan itu mengalihkan semua pikiran maupun hati kita. Tak jarang dari semua orang yang terjebak karena keindahannya, awalnya memang indah namun akhirnya bisa aja bencana bagi kita yang menikmatinya. Kamu tau itu? CINTA.. Ya CINTA mungkin sebagian org sudah paham tentang satu kata ini tapi tak jarang dari kita yang sering menyalah gunakan CINTA dan sebenarnya CINTA itu ga pernah salah melainkan kita yang selalu menyalahkannya. CINTA itu bukan karena sebuah ALASAN tertentu. Tetapi sebuah kata yang memiliki banyak makna didalamnya. Terserah kalian mau bagaimana dalam mengartikannya. Jadi apakah kamu sudah benar-benar merasakan CINTA yang sesungguhnya? Jika belum inilah saatnya kamu untuk membuktikan bahwa cinta itu ga selamanya menyakiti, banyak dari kita yang mengira bahwa CINTA itu melukai tapi itu salah karena CINTA itu bersifat melengkapi tanpa CINTA apakah kita bisa hidup bahagia? Ga ada orang yang bisa bertahan hidup tanpa adanya CINTA didalam hatinya, hidupnya akan hampa dan seakan-akan tidak bermakna, jadi perlakukanlah CINTA yang datang kepadamu dengan sebaik-baik mungkin karena CINTA SEJATI hanya datang satu kali dalam hidupmu, walaupun kamu sering terluka karena CINTA itu bukan berarti CINTA itu menyakiti melainkan kita sedang di uji dalam perjalanan CINTA kita menuju CINTA SEJATI atau CINTA sesungguhnya. Maka bersyukurlah kalian yang masih memiliki CINTA walau CINTA takan pernah abadi akhirnya tapi CINTA bisa bahagia pada akhirnya. Semoga apa yang saya sampaikan berguna bagi kalian yang masih menganggap CINTA itu menyakitkan ataupun menyedihkan karena itu semua SALAH. Terima Kasih :)
Silahkan Baca Selengkapnya......Senin, 12 Maret 2012
Apakah Anak-ku harus rangking 1?
Si Ranking 23 : “Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan”
Di kelasnya terdapat 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun ternyata anak kami menerimanya dengan senang hati.
Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja. Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak kami rangking nomor 23 dan tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya begitu bersinar-sinar.
Kemudian ketika dia membaca sebuah berita tentang seorang anak berusia 9 tahun yang masuk perguruan tinggi, dia bertanya dengan hati kepada anak kami: “Anakku, kenapa kamu tidak terlahir sebagai anak dengan kepandaian luar biasa?” Anak kami menjawab: “Itu karena ayah juga bukan seorang ayah dengan kepandaian yang luar biasa”. Suamiku menjadi tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tanpa tertahankan tertawa sendiri.
Pada pertengahan musim, semua sanak keluarga berkumpul bersama untuk merayakannya, sehingga memenuhi satu ruangan besar di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang perlahan-lahan mulai beralih kepada anak masing-masing. Dalam kemeriahan suasana, anak-anak ditanyakan apakah cita-cita mereka di masa mendatang? Ada yang menjawab akan menjadi pemain piano, bintang film atau politikus, tiada seorang pun yang terlihat takut mengutarakannya di depan orang banyak, bahkan anak perempuan berusia 4½ tahun juga menyatakan bahwa kelak akan menjadi seorang pembawa acara di televisi, semua orang bertepuk tangan mendengarnya.
Anak perempuan kami yang berusia 15 tahun terlihat sangat sibuk sekali sedang membantu anak-anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya kelak. Di bawah desakan orang banyak, akhirnya dia menjawab dengan sungguh-sungguh: Kelak ketika aku dewasa, cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main. Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan akan cita-cita keduanya. Dia menjawab dengan besar hati: “Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang”. Semua sanak keluarga tertegun dibuatnya, saling pandang tanpa tahu akan berkata apa lagi. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.
Sepulangnya kami kembali ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak menjadi guru TK?
Apakah kami tetap akan membiarkannya menjadi murid kualitas menengah?
Sebetulnya, kami juga telah berusaha banyak. Demi meningkatkan nilai sekolahnya, kami pernah mencarikan guru les pribadi dan mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar, juga membelikan berbagai materi belajar untuknya.
Anak kami juga sangat penurut, dia tidak lagi membaca komik lagi, tidak ikut kelas origami lagi, tidur bermalas-malasan di akhir minggu tidak dilakukan lagi.
Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti. Namun biar bagaimana pun dia tetap seorang anak-anak, tubuhnya tidak bisa bertahan lagi dan terserang flu berat. Biar sedang diinfus dan terbaring di ranjang, dia tetap bersikeras mengerjakan tugas pelajaran, akhirnya dia terserang radang paru-paru. Setelah sembuh, wajahnya terlihat semakin kurus. Akan tetapi ternyata hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 23. Kemudian, kami juga mencoba untuk memberikan penambah gizi dan rangsangan hadiah, setelah berulang-ulang menjalaninya, ternyata wajah anak perempuanku kondisinya semakin pucat saja.
Apalagi, setiap kali akan menghadapi ujian, dia mulai tidak bisa makan dan tidak bisa tidur, terus mencucurkan keringat dingin, terakhir hasil ujiannya malah menjadi nomor 33 yang mengejutkan kami. Aku dan suamiku secara diam-diam melepaskan aksi tekanan, dan membantunya tumbuh normal.
Dia kembali pada jam belajar dan istirahatnya yang normal, kami mengembalikan haknya untuk membaca komik, mengijinkannya untuk berlangganan majalah “Humor anak-anak” dan sejenisnya, sehingga rumah kami menjadi tenteram damai kembali. Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak memahami akan nilai sekolahnya.
Pada akhir minggu, teman-teman sekerja pergi rekreasi bersama. Semua orang mempersiapkan lauk terbaik dari masing-masing, dengan membawa serta suami dan anak untuk piknik. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa dan guyonan, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan karya seni pendek.
Anak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira.
Dia sering kali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan. Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang bocor ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.
Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan. Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggris. Kedua anak ini secara bersamaan berebut sebuah kue beras yang di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli. Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya. Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara yang sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.
Ketika pulang, jalanan macet dan anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio-nya masing-masing.
Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.
Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.
Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar.
Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya.
Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku.
Alasannya pun sangat beragam : antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris.
Wali kelasnya mengatakan banyak usul agar dia dijadikan ketua kelas saja.
Dia memberi pujian: “Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu”.
Saya bercanda pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan. Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: “Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”
Dia pun pelan-pelan melanjutkan: “Ibu, aku tidak mau jadi Pahlawan aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.” Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama.
Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga.
Dalam hatiku pun terasa hangat seketika.
Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini. Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini.
Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.
Jika anakku besar nanti, dia pasti menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang gemar membantu, tetangga yang ramah dan baik.
Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas?
Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi?
Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku? Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami?
Anakmu bukan milikmu.
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi meski dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah
Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.
- Khalil Gibran
Sabtu, 10 Maret 2012
Derita Cinta - Mario Teguh
Cinta itu tujuannya tidak untuk melukai kita. Tidak ada yang diciptakan Tuhan itu sia-sia; hanya kalau kita memperlakukannya sia2, maka jadilah ia sia-sia.
Semua yang diberikan Tuhan itu rahmat, dan menjadi peng-indah kehidupan
jika menggunakannya dengan cara yang memperkuat kita.
Yang paling melukai kita, bukanlah butanya cinta; tetapi lumpuhnya logika. Orang yang sedang jatuh cinta sering tidak realistis; jam berapapun ketemu, jam berapapun telpon dll.
Cinta itu pemujaan. Sehingga logikanya, orang yang dicintai itu tempatnya diatas orang yang mencintai.
Maka orang yang ditolak cintanya, tidak punya tempat turun. Itu sebabnya luka karena ditolak cinta, menyayat sampai kedasar hati.
Derita cinta itu indah sekali, tidak ada keindahan yang lebih dalam pilu-nya, daripada derita cinta.
Maka setiap kali dia mau melupakannya, kita akan gagal melupakan; karena setiap kali kita mau melupakan, kita harus ingat dulu apa yang mau dilupakan.
Untuk itu anda tidak akan mungkin berhasil melupakan derita, terutama derita cinta.
Cobalah lebih bergembira, perasaan gembira itu mengobati banyak hal. Orang bergembira itu disayangi manusia, padahal sayang-nya manusia itu pertanda sayangnya Tuhan.
Untuk itu jangan terlalu sibuk dengan penderitaan, alihkan perhatian anda dengan yang menggembirakan.
Orang yang mengatakan “Cinta itu tidak harus memiliki” biasanya ia sedang menderita, karena ditolak/gagal dalam cinta.
Pilu-nya cinta itu karena cinta harus memiliki. Kalau tidak harus memiliki, tidak ada kata pilu.
Jadi kalau anda jatuh cinta, upayakan memilikinya. Lakukan apapun, untuk menjadikan dia mencintai anda.
Dalam cinta itu selalu menuntut kepantasan. Yang sering sakit hati itu, orang yang tidak pantas dicintai kembali.
Orang yang hidupnya sibuk mencari cinta, lupa membangun kepantasan.
Orang2 yang membangun kepantasan – untuk menjadi suami yang anggun, ayah yang menghebatkan anak2nya, tokoh yang dimuliakann masyarakat – karena memuliakan kehidupan sesama; orang ini akan dicintai lebih dari satu orang yang dibutuhkannya.
Jadi.. jangan syaratkan orang2 yang akan anda cintai. Tetapi bangunlah kepantasan diri untuk layak dicintai.
Cinta itu harus memiliki. Tetapi perlu diingat wanita terbaik dalam kehidupan anda tidak mungkin anda miliki, karena dia sangat mandiri; dan jangan coba2 melukainya apalagi tidak setia.
Begitupun sebaliknya pria terbaik tidak bisa anda miliki, dan jangan perlakukan sembarangan, karena dia sangat madiri; dia sangat tegas bagi yang baik baginya dan yang baik bagi kita.
Sekarang anda jatuh cinta karena ada kepantasan bagi satu sama lain, jika pertumbuhannya beda maka cinta ini tidak akan berjalan dengan baik.
Maka pastikan cinta itu tumbuh bersama-sama, libatkan istri/suami, sehingga anda tumbuh menua/mendewasa dengan kecepatan yang sebanding. Sehingga sampai kapanpun anda pantas bagi satu sama lain.
Banyak orang yang tidak memlihara kepantasan untuk dicintai, seperti dahulu kita sedang jatuh cinta.
Jadi anjurannya adalah peliharalah kecintaan itu dan peliharalah debar jantung itu. Maka lakukan apapun yang membuat debaran cinta itu segar dan remaja.
Cinta yang sempurna itu tidak ada, tetapi menjadi pribadi yang berusaha menyempurnakan cinta kita kepada pasangan hidup kita, itu bisa dibuat.
Terkadang kita melihat kesenangan sementara itu mengalahkan keindahan lebih besar yang ada dalam penikahan.
Wanita yang baik-baik untuk pria yang baik, dan pria baik-baik untuk wanita baik-baik.
Sehingga apabila kita terluka dalam suatu hubungan, yang diperbaiki bukan dia-nya; tetapi kita perbaiki diri kita, supaya Tuhan yang memperbaiki pasangan/ pacar kita.
Mengapa demikian sakit jika ditolak cinta?, karena cinta itu adalah penyerahan total. Penyerahan total ini demikian merendahkan orang sebetulnya, sehingga apabila dia ditolak, tidak ada lagi tempat turun.
Kalau kita sudah menyerahkan total, maka pastikan orang yang kita serahkan itu orangnya pantas untuk menerima penyerahan itu.
Cara memastikan bahwa anak2 kita tidak salah mengenai itu; sejak mereka lahir, pastikanlah suami/istri berbicara dalam standar yang baik.
Sehingga anak2 itu mengenal, contoh istri dan suami yang baik. Sehingga apabila dia pacaran dengan pria yang menyembarangi wanita, dia akan bilang “ini tidak seperti ayahku“.
Kita membangun ketertarikan yang salah kepada anak2 dengan meneladankan yang salah.
Jadi penentu kualitas pilihan anak2 itu ada juga pada cara orang tua memperlakukan satu sama lain dengan cara penuh hormat.
Untuk dicintai anda harus mudah diperhatikan. Pasanglah foto yang anda tampilkan adalah foto terbaik, nama yang anda tulis adalah nama terbaik, cara bicara anda adalah yang terbaik.
Untuk itu semoga anda dipantaskan dan dipertemukan dengan belahan jiwa yang anda dambakan.
KPI PART 3 | PHOTOGRAPHY CONTEST "Hidden Tourism of Indonesia"
Peserta mampu memperlihatkan keunikan dan keragaman atraksi wisata baik itu seni,budaya maupun destinasi di Indonesia yang belum mendapat banyak perhatian dari masyarakat dan pemerintah.
BIAYA REGISTRASI : 30rb /Photo
PENDAFTARAN :13 MARET-20 APRIL 2012
BATAS AKHIR PENGUMPULAN: 24 APRIL 2012
KETENTUAN UMUM
1. Peserta melampirkan fotokopi KTM atau kartu pelajar;
2. Tema foto “Hidden Tourism of Indonesia”;
3. Foto karya sendiri (bukan milik orang lain);
4. Foto yang dilombakan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan apapun sebelumnya;
5. Foto yang dikirim kepada panitia berupa hasil cetak dengan ukuran 8R (20x25) dan soft copy file format JPG (resolusi maksimal 2.000 pxl yang disimpan di 1 keping CD);
6. Tidak diperbolehkan mengolah, mengubah, menambah ataupun mengurangi dalam sebuah foto (mengutamakan keaslian foto);
7. Dipojok kanan bawah karya cantumkan judul foto, keterangan foto dan nama lengkap;
8. Setiap peserta diperbolehkan mengirim lebih dari satu foto;
9. Foto yang dikirim menjadi hak Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Politeknik Negeri Bandung untuk kegiatan promosi atau lainnya;
10. Pengumuman peserta dilaksanakan pada saat penutupan pada tanggal Event KPI 2012 pada tanggal 1 mei 2012;
11. Peserta wajib mengisi daftar hadir;
12. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.


Jumat, 09 Maret 2012
Kembali Lagi :D
Hallooooo guys..
Gimana nih kabarnya? semoga baik dan sehat selalu yaa.. Amin :)
Hmm berhubung nambah lagi kesibukan gue, kayanya blog gue udah lama banget nih ditelantarin (kasihan) :D pengen sempet-sempetin update tapi tetep aja ga sempet, untungnya sekarang ada waktu luang jadi bisa update deh. buat kalian yang udah kangen sama post-postan gue (pedebets) hihi jangan khawatir sekarang gue pasti akan update terus (inysaAllah). Jangan lupa ya untuk terus ngikutin terus blog gue, kalo bisa sih sekalian di promote ke temen-temen yang laen untuk FOLLOW blog gue hihihi :D
Disini gue punya sedikit kata-kata nih yang mungkin bisa memotivasi kalian bahwa hidup ini perlu USAHA dan DOA.
"Selayaknya mentari menyinari alam ini yang tidak pernah lelah untuk terus bersinar, dan selayaknya bulan dan bintang yang selalu menemani di malammu untuk selalu terus bermimpi indah"
"Maka jadilah seseorang yang terus berusaha untuk mencapai sebuah mimpi, tanpa lelah dan tanpa menyerah, jika waktunya istirahat maka istirahatlah karena kesehatanmu lebih penting dari segala sesuatu apapun, harapan akan menjadi nyata jika kita punya mimpi dan mimpi akan menjadi terwujud jika kita punya tekad. Intinya jangan pernah menyerah dalam segala hal apapun yang kamu inginkan walaupun segala cobaan dan masalah menghadapi jangan pernah putus asa akan hal itu semua ada jalan jika kita mau berusaha. Satu lagi yang terpenting yaitu BERDOA, karena USAHA tanpa DOA akan menjadi sia-sia jika tidak bisa mengimbanginya, dan segala sesuatu apapun yang sudah dilakukan dengan usaha yang maksimal akan mengahasilkan sesuatu yang maksimal juga, indah dan sempurna serta kepuasan diripun bisa terpenuhi."
"Ketika matahari berganti menjadi bulan bersama bintang-bintang yang bermunculan, disanalah kalian bisa mendapatkan mimpi dan impian kalian"
Mungkin itu aja semoga bermanfaat ya hehe.
Sebelumnya gue mau bilang kalo kita dilahirkan itu sudah memiliki impian dan mimpi masing-masing tinggal kita mau atau tidak mencapai mimpi itu, semoga kalian bisa mendapatkan mimpi kalian. Mimpi itu harapan dan harapan itu tujuan jadi apa tujuan hidupmu? disitulah kalian akan mengerti dan memahami betapa berharganya hidup kita ini.
Oh iya masih pada galau ga nih? atau ada yang abis di putusin pacarnya? Kalo kalian mau curhat disini atau request NOTE, LAGU, MOTIVASI, KATA-KATA MUTIARA, QUOTE, atau apa gitu, bisa aja. Caranya gampang tulis aja permintaan kalian di kotak komen nanti kalo udah, bisa langsung di proses hehe.
Mungkin sampai disini dulu ya.. Semoga bisa bermanfaat buat kita semua yang membacanya. Jangan lupa untuk terus ikutin blog gue, semoga kalian suka dan bisa menjadi bahan yang bermanfaat untuk kalian semua.
_bims_
Minggu, 18 Desember 2011
Cerita Cinta - Mario Teguh
Detak jantung terus berlantun, langkah kaki tetap terpadu..
Dalam lembaran penuh warna kehidupan angan yang terpendam kan terwujud..
Cita-cita yang tinggi kan tergapai dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan..
Itulah arti dari mencintai diri sendiri..
Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendoakannya..
Walaupun dia tidak berada di sisi kita..
Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan..
Dua tangan untuk memegang..
Dua telinga untuk mendengar..
Dan dua mata untuk melihat..
Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati kepada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi kepada seseorang untuk kita mencarinya..
Itulah cinta..Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba..
Jangan sesekali menyerah jika kita masih merasa sanggup..
Jangan sesekali mengatakan kita tidak mencintainya lagi jika kita masih tidak dapat melupakan..
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan..
Walaupun mereka telah dikecewakan..
Kepada mereka yang masih percaya..
Walaupun mereka telah dikhianati..
Kepada mereka yang masih ingin mencintai..
Walaupun mereka telah disakiti sebelumnya,
Dan..
Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan..
Jangan sampai kita menyimpan kata-kata cinta kepada orang yang tersayang..
Hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatat kata-kata cinta itu pada pusara..
Sebaiknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan di benak kita..
Sekarang selagi ada hayatnya..
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah..
Sebelum bertemu dengan orang yang tepat..
Kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut..
Cinta?
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis..
Debu menjadi emas..
Keruh menjadi bening..
Sakit menjadi sembuh..
Penjara menjadi telaga..
Derita menjadi nikmat..
Dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita..
Tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya..
Seandainya kita ingin mencintai atau memiliki hati seseorang..
Ibarat kata seperti memetik sekuntum mawar merah..
Kadangkala kita mencium harum mawar tersebut..
Tetapi adakalanya kita merasakan disaat duri mawar itu menusuk jari..
Satu hal yang menyedihkan dalam hidup..
Adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita..
Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti..
Dan kita harus membiarkannya pergi..
Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati..
Sehingga kita kehilangannya..
Pada saat itu tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi..
Cintailah seseorang itu atas dasar “siapa dia sekarang” !
Dan bukan “siapa dia sebelumnya” !
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi..
Sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati..
Namun..
Berhati-hati dengan cinta..
Karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit..
Orang gemuk menjadi kurus..
Orang normal menjadi gila..
Orang kaya menjadi miskin..
Raja menjadi budak..
Jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu..
Kemungkinan apa yang kita sayangi atau cintai..
Tersimpan keburukan di dalamnya..
Dan kemungkinan apa yang kita benci..
Tersimpan kebaikan didalamnya..
Cinta kepada harta artinya bakhil..
Cinta kepada perempuan artinya alam..
Cinta kepada diri sendiri artinya bijaksana..
Cinta kepada mati artinya hidup..
Dan cinta kepada Tuhan artinya takwa..
Lemparkanlah seseorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut..
Pasti ia akan membawa seekor ikan..
Lemparkanlah pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam segudang roti..
Pasti ia akan mati kelaparan..
Seandainya kita dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam..
Tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih..
Dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar cangkang yang bergemerincing..
Cinta?
Cinta adalah keabadian dan kenangan adalah hal yang terindah..
Dalam cinta yang pernah dimiliki..
Siapapun pandai menghayati cinta..
Tapi tak seorangpun pandai menilai cinta..
Karena cinta bukanlah sesuatu wujud yang bisa dilihat oleh kasat mata..
Sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan..
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan kehidupan padanya..
Serta membuat budak menjadi pemimpin..
Itulah dasarnya cinta..
Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri..
Dan tidak merubahnya seperti gambaran yang kita inginkan..
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri kita sendiri yang kita temukan dari dalam dirinya..
Kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta..
Namun apabila sampai saatnya itu raihlah dengan kedua tanganmu..
Dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya..
Cinta bukanlah kata yang murah dan lumrah..
Tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat melihat dan menilai kesucian..
Bercinta memang mudah..
Untuk dicintai juga memang mudah..
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh..
Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan..
Lebih baik cinta itu tak pernah hadir..
Karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan didalamnya..
Cinta?
Cinta itu seperti kupu-kupu..
Tambah dikejar tambah lari..
Tapi kalau dibiarkan terbang dia akan datang disaat kita tidak mengharapkan..
Cinta dapat membuatmu bahagia..
Tapi sering juga menjadi sedih..
Tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya..
Jadi janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik..
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang..
Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri..
Jangan pernah bilang “I Love You” kalau kita tidak pernah peduli..
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada..
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu untuk menghancurkan hatinya..
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang dilakukan kita hanya untuk berbohong..
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain..
Adalah membiarkannya jatuh cinta..
Sementara kita tidak meneriab untuk menangkapnya..
Cinta bukan “ini salah kamu” tapi “maafkan aku”..
Bukan “kamu dimana sih” tapi “aku disini”..
Bukan “gimana sih kamu” tapi “aku ngerti ko”..
Bukan “coba kamu ngga kayak gini” tapi “aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”..
Aktivitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kita sudah bersama..
Maupun berapa sering kita bersama..
Tapi apakah selama kita bersama kita selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas..
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan..
Dan menyayat sedalam yang kita izinkan..
Yang berat bukan bagaimana cara mengulangi kesedihan dan kerinduan itu..
Tapi bagaimana cara belajar darinya..
Cara jatuh cinta..
Jatuh tapi jangan terhuyung-huyung..
Konsisten tapi jangan memaksa..
Berbagi dan jangan bersikap tidak adil..
Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut..
Sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu..
Memang sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain..
Tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kita cintai itu tidak berbahagia bersama kita..
Cinta akan menyakitkan ketika kita berpisah dengan seseorang..
Lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih..
Tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan..
Yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta..
Hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita..
Dan kita sudah menghabiskan waktu yang banyak untuk orang yang tidak pernah menghargainya..
Kalau dia berkata “tidak” !
Maka ia tidak akan pernah berkata “ya” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi..
Biarkan dia pergi..
Cinta adalah semangat !
Cinta adalah kepercayaan..
Cinta adalah energi yang tidak bisa dimusnahkan..
Ia hanya bisa berubah bentuk..
Cinta memang tak harus memiliki..
Karena mencintai berarti memberi tak pernah kuminta..
Minggu, 11 Desember 2011
Sisa Hidup Ini Untuk Selamanya
Malam terasa panjang, hingga bulan lelah tuk bersinar..
Aku berjalan..
Menelusuri liku yang tak pernah pasti ujungnya..
Selalu ingin berharap namun tak pernah kuat.. semua tak pasti..
Selalu ingin bermimpi indah namun pahit kenyataan yang selalu hadir..
Kemudian..
Aku berlabuh di sebuah titik bernama jeda..
Ya jeda ! Setelah hari demi hari terasa begitu cepat..
Setelah ilmu demi ilmu merasuki kepala seperti kilat..
Cahaya terang yang begitu menyilaukan hati..
Sehingga tak terlihat jalan yang aku telusuri..
Lalu..
Aku berhenti dan berkenalan dengan jeda..
Dalam jeda ini aku melihat mata-mata yang telah biasa menyinari hariku..
Dalam jeda ini aku mendengar hembusan napas yang telah biasa temani diam dan gerakku..
Dalam jeda ini aku merasakan hangat yang biasa mengobati dinginku..
Kemudian aku merasakan siapa jeda itu..
Namun jeda takkan lama..
Takan pernah menuggu dan takan pernah kembali jika dia pergi..
Kita harus bergerak cepat !
Kita takkan lagi berdebat soal kebobrokan !
Takan ada lagi konflik yang tak jelas sebabnya..
Tapi kita akan bertindak nyata..
Tak ada kata berpura-pura lagi yang terucap..
Berawal dari melangkah..
Mengawali seribu langkah besar dengan sebuah langkah kecil yang bermakna..
Dengan langkah berhati-hati..
Dengan tujuan yang sangat pasti..
Semua mulai ku telusuri..
Hidup memang indah, jika kita memaknainya dengan indah..
Hidup akan menjadi musibah, jika kita terlalu memikirkan masalah..
Dan kini semua berawal dari jeda..
Jeda yang hanya sejenak ini biar menjadi saksi..
Bahwa hari-hari kemarin kita pernah tidak tahu..
Dan bahwa hari-hari kemarin kita berusaha dan belajar untuk menjadi lebih mengerti..
Mengerti sekalipun hati tak pernah mengerti..
Semua berawal dari jeda..
Jeda yang hanya sejenak ini biar menjadi saksi..
Bahwa kita pernah tertawa dan pernah pula berduka..
Bahwa kita pernah bahagia dan pernah terluka..
Bahwa kita pernah jatuh dan kita berusaha untuk bangkit kembali..
Jeda yang akan segera usai ini biar menjadi pengingat..
Bahwa kita tidak berjalan sendiri..
Bahwa di seberang lautan sana, sahabat-sahabat lainnya memikul amanah yang sama..
Bahwa sesuatu yang hidup pasti punya tujuan..
Tujuan yang pasti dengan usaha yang maksimal..
Dan di sini, ada pula banyak sosok mulia yang tetap tinggal dan setia mendoakan..
Dan ada malaikat-malaikat yang mengamini doa indah mereka..
Tetapi..
Hanya satu yang selalu di hati..
Allah Ya Rabb selalu tahu apa yang dibutuhkan umatnya..
Ya Allah..
Terima kasih telah temaniku mensyukuri anugerah indah ini..
Di Sisa Hidup ini aku menempa diri..
Di Sisa Hidup ini aku mengenal manusia-manusia yang luar biasa..
Di Sisa Hidup ini..
Di Sisa Hidup ini untuk selamanya..
Minggu, 27 November 2011
Lintasan Masa Lalu..
Jika masa lalu ibarat lintasan..
Dan orang-orang yang mencoba melupakannya adalah pelari..
Maka aku adalah pelari yang paling payah..
Secepat apa pun aku berlari..
Sekuat apa pun aku bertahan..
Dan Sebanyak apa pun aku terjatuh..
Lintasan masa lalu terasa sangat panjang..
Dan aku selalu ketinggalan..
Tetapi sahabat-sahabatku..
Mereka adalah orang yang berhenti berlari..
Dan mereka berhenti hanya untuk membantuku kembali berlari ketika aku jatuh..
Ketika aku tak maju-maju..
Ketika aku putus asa..
Ketika aku merasa lelah..
Mereka menungguku..
Menggamit lenganku..
Memberi semangat..
Semangat yang walau mereka pun tidak semangat..
Mereka selalu ada..
Selalu ada disamping ku..
Selalu berusaha bersama..
berusaha agar kami berlari sama-sama..
Dan aku bersyukur untuk itu..
Terimakasih Sahabat :)
Just Smile You Can :)
Jika air matamu begitu deras mengalir..
Rasa sakit menghimpit, kesepian mengurung dan amarah menggunung..
Tak ada yang bisa menyeka air matamu..
Tak ada yang tahu maksud air mata itu mengalir..
Mereka hanyut dan tak pernah habis..
Jika habis pun kalian masih bisa menangis..
Menangis dalam hati..
Tapi sekarang !
Pejamkan matamu ! Tarik nafas perlahan..
Beristigfarlah..
Tarik lekukan bibirmu, kemudian tersenyumlah..
Tak ada kesedihan yang abadi..
Dan tak ada kebahagiaan yang lestari..Jangan menunggu berbahagia jika hanya untuk tersenyum, karena senyuman memiliki banyak manfaat..
* Senyum membuat kamu lebih menarik..
* Senyum mampu mengubah mood anda yang buruk menjadi lebih baik..
* Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum..
* Senyum dapat mengurangi stres..
* Senyum dapat meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda..
* Senyum dapat menurunkan tekanan darah anda..
* Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit) dan serotonin..
* Senyum melenturkan kulit wajah membuat anda lebih awet muda..
* Senyum membuat anda tampak sukses dan bahagia..
* Senyum membuat anda tampak positif..
Tersenyumlah sahabatku, tentu saja senyuman disaat dan suasana yg tepat dan tidak berlebihan..
Aku tersenyum.. lihatlah, aku tersenyum untukmu.. Jika pun ada air mata, cukuplah aku yang tahu..
"Selalulah Tersenyum Selama Kalian Masih Bisa"
Kamis, 24 November 2011
Kenangan?
Kenangan..
Begitu indah jika di kenang..
Namun begitu pahit jika di rasakan..
Tak seorangpun tahu menghapus rasa pahit itu..
Terkadang kita ingin kembali pada masa itu..
Namun..
Sungguh jauh rasanya..
Takan pernah ada seseorang yang bisa sampai pada masa lalu..
Coba saja jika kalian tidak percaya..
Hmm..
Lalu apa arti air mata ini? Air mata di dalam hati..
Kemudian rasa senang di dalam hati?
Apakah hanya sebentar saja?
Tapi akankah ada akhirnya? Akhir cerita mungkin..
Tapi buat apa ! Jika kita tahu ini masih di pertengahan cerita, kenapa harus buru-buru menutup buku dengan akhir yang dipaksakan?
Coba lanjutkan dengan sabar..
Bahagia itu terletak di akhir cerita, bukan di pertengahan.. Namun semuanya sia-sia..
Hmm lalu? Apa itu kenangan !
Menurut gue, Kenangan itu seperti rumput liar, yang meski kalian cabut, selalu tumbuh lagi di tempat yang sama.. Takan pernah ada alat untuk menghilangkan kenangan tersebut..
Dan kemudian hatiku telah menjadi sangat liar, membabibuta mencintaimu, lalu tenggelam dalam rindu-rindu yang belati…
Takan pernah habis walalu waktu memakannya.. Selalu ada dan selalu abadi..
Jatuh Cinta?
Jangan bilang kau lupa, karena siapa pun yang Jatuh Cinta tak kan pernah lupa..
Jatuh Cinta itu harusnya membuatmu menjadi pribadi yang jauh lebih kuat, bukan cengeng !
Semua tentang cinta tak pernah mudah dan Jatuh Cinta butuh pribadi-pribadi yang kuat..
Kelak jika Jatuh Cinta lagi, akan kuingatkan hatiku “jangan jatuh terlalu dalam yah, susah untuk tarik kamu kembali.”
Karena sesungguhnya kita telah banyak mengeluarkan air mata untuk sekedar lupa, bahwa dulu kita pernah jatuh cinta..
Jatuh cinta itu melelahkan..
Tak ada musim yang paling semi, selain ketika kamu Jatuh Cinta..
Dan tak ada yang semanis Jatuh Cinta, pada orang yang juga sedang Jatuh Cinta padamu..
Aku Jatuh Cinta. Lalu semua luka di hatiku serempak mati rasa..
Orang yang sedang Jatuh Cinta terkadang membuat orang disekitarnya ikut bahagia..
Harapan itu sayap, terbang dan mengangkat orang-orang yang jatuh cinta ke angkasa..
Kita tak kan pernah mengerti mengapa malam cepat sekali pergi, disaat kita sedang asik Jatuh Cinta..
Hidup tak kan pernah sempurna sebelum kamu Jatuh Cinta, sebelum kamu menemukan dan ditemukan..
Tau kah? Tuhan juga bersama orang-orang yang Jatuh Cinta !
Bagaimana rasanya Jatuh Cinta, hmm misalnya padaku? Cobalah jatuh dan kau kan tahu itu..
Betapa mudahnya Jatuh Cinta, dan betapa sulitnya membuat orang yang kau cintai Jatuh Cinta padamu..
Terkadang aku lupa, bagaimana rasanya Jatuh Cinta..
Mungkin Tuhan pun jenuh, melihatku merengek-rengek ingin Jatuh Cinta..
Aku tak kan pernah membenci orang yang telah membuatku Jatuh Cinta. Benci hanya akan membuatku semakin mencintainya..
Betapa kita begitu pelupa ketika kita merasa Jatuh Cinta, dan begitu pengingat ketika saling melukai..
Kita Pria dan tak kan lupa.. untuk wanita-wanita yang tlah membuat kami Jatuh Cinta..
Sabtu, 19 November 2011
Sayap Yang Patah..
Engkaukah malam yang menaungi bintang, yang selalu menemani tanpa keluh kesah yang kau berikan, ketika bulan menyandarkan kepala di pundakmu? Engkaukah malam yang dinanti para kekasih untuk merajut mimpi tapi yang kemudian merenggutnya paksa saat fajar menjelang? Jika benar engkau, maka ijinkanlah aku berbicara dihadapanmu.
Aku ini manusia bodoh yang hanya mengerti kehidupan lewat tangisan dan tawa, lewat kelahiran dan kematian, lewat langit dan bumi, lewat surga dan neraka, lewat kemahakuasaan Tuhan dan kelemahan manusia.
Namun suatu hari, Tuhan bermurah hati padaku. Ia meminjamkanku sayap malaikat-Nya agar aku bisa terbang dan menikmati keajaiban semesta dari atas bumi. Tapi aku butuh satu kekuatan besar untuk menggerakkan sayap itu. Maka dihembuskan-Nya aliran-aliran cinta kedalam hatiku hingga setiap udara yang kuhela menghasilkan energi dahsyat. Energi yang kemudian kurasakan mengepakkan kedua sayapku.
Aku terbang…
Awalnya sejengkal -tentu saja dengan perasaan takut bercampur senang-.
Lalu setinggi pohon. Alangkah bahagianya diriku ketika menggoda seekor anak burung di sarangnya. “Lagi”, pikirku. Maka aku pun melesat sambil menari-nari. Lebih lincah dari kupu-kupu, lebih gesit dari rajawali. Aku membuka jalan untuk matahari, melukis cakrawala menjadi oranye di sore hari dan ahhhh.. yang paling kusuka, memeluk bintang dan tidur berbantalkan bulan saat malam tiba. Hari-hari yang membuatku sadar bahwa Tuhan tengah mengijinkanku mencicipi sedikit surga.
Lalu kudengar dentuman yang keras. Seperti ada pertentangan batin yang sengit dan hasilnya adalah geraman amarah dari seluruh semesta yang membuat langit dan bumi bergetar. Dalam ketakutanku aku melihat kilat -cahaya yang menyilaukan- menuju tepat kearahku. Lalu Crassss!!! Tiba-tiba ragaku menjadi berat, tak lagi ringan. Kucoba mengepakkan sayap namun ternyata sayapku retak, perlahan-lahan terbakar oleh kilat yang tadi.
Aku melesat jatuh…
Wahai malam, apalah yang bisa kuungkapkan mengenai kebinasaanku ini karena sesudah jatuh, aku tak ingat apa-apa lagi selain perih yang sampai saat ini masih terasa hingga ke setiap tulang dan aliran darah di tubuhku.
Aku ini manusia lemah yang tak punya hak menyalahkan Tuhan untuk sayap yang dipinjamkan-Nya dan cinta yang dihembuskan-Nya.
Engkaukah malam yang padanya raga beristirahat melepas lelah? Engkaukah malam yang membasahi kanvas hati para kekasih dengan tinta rindu? Jika benar engkau, maka ijinkanlah aku rebah dipangkuanmu. Kedua sayapku hilang dan aku rapuh.
Aku rapuh… Aku Rapuh untuk ke tiga kalinya..
Selasa, 08 November 2011
Selamat Idul Adha 1432 H :)
Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar.....
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil hamd.
Allaahu akbaru kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa...
Wasubhaanallaahi bukratawwa ashillaa...
Laailaaha illallaahu walaa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiina walau karihal - kaafiruun. Laa laaha illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, wa a'azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Malam Takbiran memang sangat ditunggu" oleh para muslim di seluruh dunia. Dimana-mana terdengar suara takbir, dari seluruh penjuru dunia. setiap umat manusia "muslim" melantangkan suaranya untuk berkumandang mengucap takbir dan ayat" suci Al-Qur'an.
Subhanallah gue bersyukur banget karena bisa ketemu lagi di hari yang penuh berkah ini, namun masih ada orang" yang ga peduli akan malam takbiran misalnya mereka lebih memilih jalan berdua-an (emang pas banget malem minggu)
tapi itu semua ga bisa lepas dari niat gue untuk selalu bertakbir kepada Allah SWT .
walaupun gue belum bisa membeli hewan qurban tapi tetap jika ada rejeki lebih pasti gue akan berkurban. Amiin
seperti di hadist " siapapun seorang muslim yang mampu berqurban maka dia wajib melakukannya"
dan disini gue punya suatu kutipan tentang "Wajibnya Berkurban dalam Iedul Adha" yang di tulis oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al Atsari.
Kurban adalah kambing yang disembelih setelah melaksanakan shalat Idul Adha dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, karena Dia Yang Maha Suci dan Maha Tinggi berfirman (yang artinya) : � Katakanlah : sesungguhnya shalatku, kurbanku (nusuk), hidup dan matiku adalah untuk Allah Rabb semesta alam tidak ada sekutu bagi-Nya" [Al-An'am : 162]
Nusuk dalam ayat di atas adalah menyembelih hewan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala.[ Minhajul Muslim (355-356)]
Ulama berselisih pendapat tentang hukum kurban. Yang tampak paling rajih (tepat) dari dalil-dalil yang beragam adalah hukumnya wajib. Berikut ini akan aku sebutkan untukmu -wahai saudaraku muslim- beberapa hadits yang dijadikan sebagai dalil oleh mereka yang mewajibkan :
Pertama :
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu ia berkata : Bersabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. (yang artinya) : � Siapa yang memiliki kelapangan (harta) tapi ia tidak menyembelih kurban maka jangan sekali-kali ia mendekati mushalla kami" [Riwayat Ahmad (1/321), Ibnu Majah (3123), Ad-Daruquthni (4/277), Al-Hakim (2/349) dan (4/231) dan sanadnya hasan]
Sisi pendalilannya adalah beliau melarang orang yang memiliki kelapangan harta untuk mendekati mushalla jika ia tidak menyembelih kurban. Ini menunjukkan bahwa ia telah meninggalkan kewajiban, seakan-akan tidak ada faedah mendekatkan diri kepada Allah bersamaan dengan meninggalkan kewajiban ini.
Kedua :
Dari Jundab bin Abdullah Al-Bajali, ia berkata : Pada hari raya kurban, aku menyaksikan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. (yang artinya) : � Siapa yang menyembelih sebelum melaksanakan shalat maka hendaklah ia mengulang dengan hewan lain, dan siapa yang belum menyembelih kurban maka sembelihlah" [Diriwayatkan oleh Bukhari (5562), Muslim (1960), An-Nasa'i (7/224), Ibnu Majah (3152), Ath-Thayalisi (936) dan Ahmad (4/312,3131).] Perintah secara dhahir menunjukkan wajib, dan tidak ada [Akan disebutkan bantahan-bantahan terhadap dalil yang dipakai oleh orang-orang yang berpendapat bahwa hukum menyembelih kurban adalah sunnah, nantikanlah.] perkara yang memalingkan dari dhahirnya.
Ketiga :
Mikhnaf bin Sulaim menyatakan bahwa ia pernah menyaksikan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah pada hari Arafah, beliau bersabda (yang artinya) : � Bagi setiap keluarga wajib untuk menyembelih 'atirah[Berkata Abu Ubaid dalam "Gharibul Hadits" (1/195) : "Atirah adalah sembelihan di bulan Rajab yang orang-orang jahiliyah mendekatkan diri kepada Allah dengannya, kemudian datang Islam dan kebiasaan itu dibiarkan hingga dihapus setelahnya.] setiap tahun. Tahukah kalian apa itu 'atirah ? Inilah yang biasa dikatakan orang dengan nama rajabiyah" [Diriwayatkan Ahmad (4/215), Ibnu Majah (3125) Abu Daud (2788) Al-Baghawi (1128), At-Tirmidzi (1518), An-Nasa'i (7/167) dan dalam sanadnya ada rawi be7rnama Abu Ramlah, dia majhul (tidak dikenal). Hadits ini memiliki jalan lain yang diriwayatkan Ahmad (5/76) namun sanadnya lemah. Tirmidzi menghasankannya dalam "Sunannya" dan dikuatkan Al-Hafidzh dalam Fathul Bari (10/4), Lihat Al-Ishabah (9/151)]
Perintah dalam hadits ini menunjukkan wajib. Adapun 'atirah telah dihapus hukumnya (mansukh), dan penghapusan kewajiban 'atirah tidak mengharuskan dihapuskannya kewajiban kurban, bahkan hukumnya tetap sebagaimana asalnya.
Berkata Ibnul Atsir :'Atirah hukumnya mansukh, hal ini hanya dilakukan pada awal Islam.[ Jami ul-ushul (3/317) dan lihat 'Al-Adilah Al-Muthmainah ala Tsubutin naskh fii Kitab was Sunnah (103-105) dan "Al-Mughni" (8/650-651).]
Adapun orang-orang yang menyelisihi pendapat wajibnya kurban, maka syubhat mereka yang paling besar untuk menunjukkan (bahwa) menyembelih kurban hukumnya sunnah adalah sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya) : � Apabila masuk sepuluh hari (yang awal dari bulan Dzulhijjah -pen), lalu salah seorang dari kalian ingin menyembelih kurban maka janganlah ia menyentuh sedikitpun dari rambutnya dan tidak pula kulitnya". [Diriwayatkan Muslim (1977), Abu Daud (2791), An-Nasa'i (7/211dan 212), Al-Baghawi (1127), Ibnu Majah (3149), Al-Baihaqi (9/266), Ahmad (6/289) dan (6/301 dan 311), Al-Hakim (4/220) dan Ath-Thahawi dalam "Syarhu Ma'anil Atsar" (4/181) dan jalan-jalan Ummu Salamah Radhiyallahu 'anha]
Mereka berkata ["Al-majmu" 98/302) dan Mughni Al-Muhtaj" (4/282) 'Syarhus Sunnah" (4/348) dan "Al-Muhalla" 98/3)] : "Dalam hadits ini ada dalil yang menunjukkan bahwa menyembelih hewan kurban tidak wajib, karena beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Jika salah seorang dari kalian ingin menyembelih kurban ...." , seandainya wajib tentunya beliau tidak menyandarkan hal itu pada keinginan (iradah) seseorang".
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah telah membantah syubhat ini setelah beliau menguatkan pendapat wajibnya hukum, dengan perkataannya [Majmu Al-Fatawa (22/162-163)]
"Orang-orang yang menolak wajibnya menyembelih kurban tidak ada pada mereka satu dalil. Sandaran mereka adalah sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : "Siapa yang ingin menyembelih kurban ....." Mereka berkata : "Sesuatu yang wajib tidak akan dikaitkan dengan iradah (kehendak/keinginan) !" Ini merupakan ucapan yang global, karena kewajiban tidak disandarkan kepada keinginan hamba maka dikatakan : "Jika engkau mau lakukanlah", tetapi terkadang kewajiban itu digandengkan dengan syarat untuk menerangkan satu hukum dari hukum-hukum yang ada. Seperti firman Allah :
(yang artinya) : � Apabila kalian hendak mengerjakan shalat maka basuhlah ...." [Al-Maidah : 6]
Dikatakan : Jika kalian ingin shalat. Dan dikatakan pula : Jika kalian ingin membaca Al-Qur'an maka berta'awudzlah (mintalah perlindungan kepada Allah). Thaharah (bersuci) itu hukumnya wajib dan membaca Al-Qur'an (Al-Fatihah-pent) di dalam shalat itu wajib.
Dalam ayat ini Allah berfirman (yang artinya) : � Al-Qur'an itu hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kalian yang ingin menempuh jalan yang lurus" [At-Takwir : 27]
Allah berfirman demikian sedangkan keinginan untuk istiqamah itu wajib".
Kemudian beliau rahimahullah berkata [Sama dengan di atas] :
Dan juga, tidaklah setiap orang diwajibkan padanya untuk menyembelih kurban. Kewajiban hanya dibebankan bagi orang yang mampu, maka dialah yang dimaksudkan ingin menyembelih kurban, sebagaimana beliau berkata (yang artinya) : � Siapa yang ingin menunaikan ibadah haji hendaklah ia bersegera menunaikannya ..... " [Diriwayatkan Ahmad (1/214,323, 355), Ibnu Majah (3883), Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah (1/114) dari Al-Fadl, namun pada isnadnya ada kelemahan. Akan tetapi ada jalan lain di sisi Abi Daud (1732), Ad-Darimi (2/28), Al-Hakim (1/448), Ahmad (1/225) dan padanya ada kelemahan juga, akan tetapi dengan dua jalan haditsnya hasan Insya Allah. Lihat 'Irwaul Ghalil" oleh ustadz kami Al-Albani (4/168-169)]
Haji hukumnya wajib bagi orang yang mampu, maka sabda beliau : "Siapa yang ingin menyembelih kurban ..." sama halnya dengan sabda beliau : "Siapa yang ingin menunaikan ibadah haji ........"
Imam Al-'Aini [Dalam 'Al-Binayah fi Syarhil Hadayah" (9/106-114)] rahimahullah telah memberikan jawaban atas dalil mereka yang telah disebutkan -dalam rangka menjelaskan ucapan penulis kitab "Al-Hadayah"[ Yang dimaksud adalah kitab "Al-Hadayah Syarhul Bidayah" dalam fiqih Hanafiyah. Kitab ini termasuk di antara kitab-kitab yang biasa digunakan dalam madzhab ini. Sebagaimana dalam "Kasyfudh Dhunun" (2/2031-2040). Kitab ini merupakan karya Imam Ali bin Abi Bakar Al-Marghinani, wafat tahun (593H), biografinya bisa dilihat dalam 'Al-Fawaidul Bahiyah" (141).] yang berbunyi : "Yang dimaksudkan dengan iradah (keinginan/kehendak) dalam hadits yang diriwayatkan -wallahu a'lam- adalah lawan dari sahwu (lupa) bukan takhyir (pilihan, boleh tidaknya -pent)". Al-'Aini rahimahullah menjelaskan :
"Yakni : Tidaklah yang dimaksudka takhyir antara meninggalkan dan kebolehan, maka jadilah seakan-akan ia berkata : "Siapa yang bermaksud untuk menyembelih hewan kurban di antara kalian", dan ini tidak menunjukkan dinafikannya kewajiban, sebagaimana sabdanya yang artinya) : � Siapa yang ingin shalat maka hendaklah ia berwudlu" [Aku tidak mendapat lafadh seperti iin, dan apa yang setelahnya cukup sebagai pengambilan dalil]
Dan sabda beliau (yang artinya) : � Siapa diantara kalian ingin menunaikan shalat Jum'at maka hendaklah ia mandi" [Diriwayatkan dengan lafadh ini oleh Muslim (844) dan Ibnu Umar. Adapun Bukhari, ia meriwayatkannya dan Ibnu Umar dengan lafadh yang lain, nomor (877), 9894) dan (919].
Yakni siapa yang bermaksud shalat Jum'at, (jadi) bukanlah takhyir ....
Adapun pengambilan dalil tidak wajibnya kurban dengan riwayat bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih kurban untuk umatnya -sebagaimana diriwayatkan dalam "Sunan Abi Daud" (2810), "Sunan At-Tirmidzi" (1574) dan "Musnad Ahmad" (3/356) dengan sanad yang shahih dari Jabir- bukanlah pengambilan dalil yang tepat karena Nabi melakukan hal itu untuk orang yang tidak mampu dari umatnya.
Bagi orang yang tidak mampu menyembelih kurban, maka gugurlah darinya kewajiban ini kaget.
Wallahu a'lam
maka dari itu kita harus terus bertawakal, selalu menjalankan semua printah Allah SWT dan menjauhi larangannya. semoga tulisan yang singkat ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Barakallah
Wassalamu'allaikum wr. wb.
Minggu, 30 Oktober 2011
ADA OBSESI, ADA JALAN...
Ini pengingat tentang sesuatu yang begitu penting kita punya. Thumuhat. Obsesi hehe :D
Teringat tentang sebuah obsesi yang pernah hadir dari seorang yang sederhana, tetapi sungguh bijak. Ust Rahmat Abdullah, Syaikh Tarbiyah. Seorang yang hidupnya luar biasa menginspirasi dan kematiannya menjadi kehilangan bagi jutaan orang. Kurun dua puluh-an tahun yang lalu, ketika para akhwat tidak dibolehkan berjilbab di sekolah, mereka harus dikeluarkan dari sekolah, yang 90% nya didanai dari uang umat islam, tapi anak-anaknya dikeluarkan karena menjalankan syariat agamanya, diintimidasi bagi yang nekat, bahkan bisa saja dikeluarkan dari sekolah bagi yang ngotot. Ketika itu obsesi yang ustadz Rahmat, saksikanlah suatu saat nanti para akhwat akan bebas dengan jilbab-jilbab mereka. Kita akan menyaksikan dari kampus-kampus, sekolah-sekolah, bahkan dari gang-gang akan keluar para akhwat dengan jilbab-jilbab kemerdekaannya. Itu obsesi, itu jalan, member kekuatan, mungkin pada saat itu beliau juga belum terpikir cara mewujudkan obsesi itu, tapi beliau terus bekerja.
Kita tarik lagi ke waktu yang agak jauh. Seorang panglima yang namanya menggores indah dengan tinta emas dalam sejarah bangkitnya islam, sultan Muhammad AlFatih. Kecemerlangannya ditangkap oleh Syekh Syamsuddin, ia dibina dan setiap hari sang guru membangkitkan sebuah gelora, untuk berani berobsesi dalam diri AlFatih, dengan Hadits dari lisan yang mulia Rasulullah SAW, “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR Ahmad). Mungkin sebulan dua bulan, setahun dua tahun hadits ini terdengar di telinga AlFatih, ia pun belum tau caranya menaklukkan konstantinopel, membayangkannya pun mungkin belum. Tapi disitu ada obsesi, disitu ada jalan, memberi kekuatan. Beliau terus bekerja, dan kita sama-sama tahu ujung cerita ini.
Kita tarik lagi ke episode yang lebih jauh, di masa yang mulia Rasulullah SAW, kisah sebuah perang besar, islam dikepung oleh kekuatan besar ditambah pengkhianatan dari dalam, Perang Khandaq.
“Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan penggalian khandaq, ternyata ada
sebongkah batu sangat besar menghalangi penggalian itu. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam bangkit mengambil kapak tanah dan meletakkan mantelnya di ujung parit, dan berkata:
“Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (Al-Qur`an) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak
ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui.” Terpecahlah sepertiga batu tersebut. Salman Al-Farisi ketika itu sedang
berdiri memandang, dia melihat kilat yang memancar seiring pukulan Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam. Kemudian beliau memukul lagi kedua kalinya, dan membaca: “Telah
sempurnalah kalimat Rabbmu (Al-Qur`an) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang
dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.” Pecah pula sepertiga batu itu, dan Salman melihat lagi kilat yang memancar ketika
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memukul batu tersebut. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam memukul sekali lagi dan membaca: “Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (Al-Qur`an)
sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya
dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Dan untuk ketiga kalinya, batu
itupun pecah berantakan. Kemudian beliau mengambil mantelnya dan duduk. Salman berkata:
“Wahai Rasulullah, ketika anda memukul batu itu, saya melihat kilat memancar.” Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya: “Wahai Salman, engkau melihatnya?” Kata
Salman: “Demi Dzat Yang mengutus anda membawa kebenaran. Betul, wahai Rasulullah.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketika saya memukul itu, ditampakkan
kepada saya kota-kota Kisra Persia dan sekitarnya serta sejumlah kota besarnya hingga saya
melihatnya dengan kedua mata saya.” Para shahabat yang hadir ketika itu berkata: “Wahai
Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar membukakannya untuk kami dan memberi kami
ghanimah rumahrumah mereka, dan agar kami hancurkan negeri mereka dengan tangan-tangan
kami.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa. “Kemudian saya memukul
lagi kedua kalinya, dan ditampakkan kepada saya kota-kota Kaisar Romawi dan sekitarnya
hingga saya melihatnya dengan kedua mata saya.” Para shahabat berkata: “Wahai Rasulullah,
berdoalah kepada Allah agar membukakannya untuk kami dan memberi kami ghanimah rumah-
rumah mereka, dan agar kami hancurkan negeri mereka dengan tangan-tangan kami.” Maka
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa. “Kemudian pada pukulan ketiga,
ditampakkan kepada saya negeri Ethiopia dan desa-desa sekitarnya hingga saya melihatnya
dengan kedua mata saya.” Lalu beliau berkata ketika itu: “Biarkanlah Ethiopia (Habasyah)
selama mereka membiarkan kalian, dan tinggalkanlah Turki selama mereka meninggalkan kalian”. (HR Ahmad dan Nasa’i).
ini obsesi Rasulullah, yang dibimbing oleh wahyu Allah tentunya. Mungkin saat itupun Rasul belum punya cara mewujudkannya. Tapi ini obsesi, disini ada jalan, memberi kekuatan. Rasul dan para sahabat terus bekerja, terus berjihad, dan kita pun juga tahu bagaimana kelanjutan cerita ini dimasa para pelanjut beliau.
Saudaraku, jalan dakwah ini panjang, umur kita yang Allah amanahkan takkan cukup untuk mewujudkan semua tuntutan-tuntutan dakwah. Namun di jalan panjang itu, tentu kita perlu membuat capaian-capaian yang memperkuat harapan kita, memperkokoh langkah kita, memberikan kekuatan pada perjuangan kita dan membuat da’wah ada pada line-line kerja yang jelas.
Lihatlah ketika obsesi itu ada dan diiringi oleh kerja dan kerja, apa yang pernah diobsesikan oleh Rasulullah SAW memang terwujud di zaman para sahabat. Apa yang pernah menjadi obsesi Muhammad AlFatih memang menjadi nyata di usianya yang ke 23. Dan apa yang menjadi obsesi syaikh tarbiyah,Ustad Rahmat Abdullah memang menjadi suatu yang nyata. Sekarang. Saat ini
Saudaraku, bisa jadi jalan da’wah ini terasa berat, terasa begitu panjang, bahkan terasa sangat melelahkan, karena memang kita tak punya obsesi yang jelas akan capaian dakwah kita. Obsesi yang akan menjadi kekuatan tambahan bagi kita. Obsesi untuk masuk surga dan bertemu dengan Allah dan para Rasulnya itu jelas. Sangat jelas. Tapi tentu obsesi besar itu kita perlu breakdown juga menjadi obsesi-obsesi perjuangan dakwah kita di alam dunia. Dan yang pasti obsesi itu harus selalu kita iringi dengan kerja-kerja dan amal nyata.
Jadi apa yang menjadi obsesi perjuangan dakwah kita? 10 tahun lagi, 20 tahun lagi bahkan 50 tahun lagi? dan kerja apa yang sudah kita lakukan menuju ke sana?
Semuanya bisa kita fikirkan dan sekarang mari kita renungkan :)
Senin, 24 Oktober 2011
Nasehat Imam Ghazali
Jika kalian berfikir..
nasehat seseorang itu sangatlah berguna sebab mereka yang menasehati kita sudah berpengalaman banyak, kecuali yang hanya ingin menghasud saja. Maka dari itu kita sebagai orang yang penuh dengan segala kekurangan harus belajar dan membedakan mana nasehat yang benar dan nasehat yang salah.
Disini ada sebuah nasehat yang di katakan oleh imam Ghazali..
Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya : Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = " Semua jawapan itu benar.
Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI . Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).
Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ? "
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar.
Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".
Imam Ghazali = " Apa yang paling besar di dunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar,
tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."
Imam Ghazali" Apa yang paling berat di dunia? "
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar,
tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."
Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar,
tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT . Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "
Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? "
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri ".
Mungkin dari kita masih banyak yang tidak tahu dan belum paham dengan adanya nasehat-nasehat yang diberikan oleh para ahli dan ulama, pepatah mengatakan "belajarlah dari seseorang yang berpengalaman insyaAllah kedepannya akan mudah dan selamat" maka dari itu singkatnya kutipan nasehat ini semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya umat muslim di dunia. Semoga Islam tetap menjaga kehormatannya, amin YRA :)
Sabtu, 08 Oktober 2011
Wanita?
Apa yang kita ketahui tentang wanita? Hmm mungkin yang ada di benak kita hanya kecantikannya, namun semua itu salah karena tidak sebagian besar wanita dinilai dari kecantikannya.
Ketika Tuhan menciptakan wanita, Dia lembur pada hari k-6. Malaikat datang dan bertanya, "Mengapa begitu lama, Tuhan?". Tuhan menjawab "Sudahkah engkau lihat semua detail yang Saya buat untuk menciptakan mereka? Dua tangan ini harus bisa di bersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakan dan berfungsi baik untuk memasak segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak-anak disaat bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan..., dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini".
Malaikat itu takjub. "Hanya dengan dua tangan??... Impossible! Dan itu model standar?! Sudahlah Tuhan, cukup dlu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya." " Oh tidak. Saya akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit Saya. O ya... dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan mampu bekerja 18 jam sehari".
Malaikat itu mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu. "Tapi Engkau membuatnya begitu lembut, Tuhan?". "Ya, Saya membuatnya lembut, tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang Saya berikan agar mereka mampu mengatasi banyak masalah yang luar biasa."
"Dia bisa berpikir?" tanya Malaikat. Tuhan menjawab, "Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi." Malaikat itu menyentuh dagunya... "Tuhan, Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu bnyak beban baginya." "Itu bukan lelah atau rapuh... Itu air mata" koreksi Tuhan. "Untuk apa" tanya malaikat. Tuhan melanjutkan. "Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan."
"Luar biasa... Engkau jenius Tuhan!," kata malaikat "Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaan-Mu ini akan sungguh menakjubkan!"
"Ya mesti! Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki2. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki2. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum, bahkan saat hatinya menjerit. Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Ia berkorban demi orang yg dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik. Dia mengabdikan dirinya untuk keluarganya. Dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi tiap masalah hidupnya. Dia mempunyai ciuman dan pelukan yang dapat menyembuhkan luka.
CINTANYA TANPA SYARAT.
Hanya ada satu yang kurang dari wanita : DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA
Kekuatan Seorang Pria
Kekuatan seorang pria tidak tercermin pada lebar bahunya,tapi dalam lebar lengan yang merangkul keluarganya.
Kekuatan seorang pria tidak dalam nada keras suaranya,tapi dalam kata-kata lembut yang di ucapkannya.
Kekuatan seorang pria bukan dari berapa banyak teman-temanya, tapi bagaimana cara baik ia memperlakukan anak istrinya.
Kekuatan seorang pria bukan bagaimana ia dihormati di tempat kerjanya, tapi dalam bagaimana ia dihormati di rumahnya.
Kekuatan seorang pria tidak diukur dari keras tidaknya pukulannya, tapi ada dalam sentuhan lembutnya.
Kekuatan seorang pria bukan pada bidang dadanya, tapi ada dalam hatinya yang terletak di dalam dada.
Kekuatan seorang pria bukan dari berapa banyak wanita yang ia cintai, tapi dalam kesetiaannya kepada seorang wanita.
Kekuatan seorang pria bukan dari seberapa ia mengangkat, tapi seberapa dalam beban yang di tanggungnya.
Berjilbab?
Assalamualaikum, sedikit curhatan di malam hari, ketika tak sengaja melihat seorang teman, yang "membuka jilbabnya".
Entah mengapa..
Kenapa semakin banyak saudari perempuan kita yang membuka jilbabnya? saya sedih.
Apa ukhti, berpikir, dengan membuka jilbab, menjadi perempuan yang merdeka? Sejatinya tidak, karena ukhti memperbudakkan diri kepada dunia.
Memperbudakkan diri kepada sanjungan, pujian, fashion, kesenangan, serta kekhawatiran berlebihan kepada aktualisasi diri. Ukhti, perempuan dinilai tidak semata-sama dari kecantikannya.
Ukhti masih ingat? Tiap lembar rambut yang dilihat sepasang mata lelaki yang tak berhak melihatnya, sama dengan satu celupan api neraka.
Jilbab itu bukan soal pantas-tidak pantas atau siap-tidak siap. Jilbab itu kewajiban, perintah agama!
Saya hanya bisa berdoa, semoga ukhti mendapatkan hidayah: kembali berjilbab. Tapi, semua tergantung ukhti. Hidayah itu ada untuk dijemput.
Nah, sisanya. Ukhti yang berjilbab, maupun cowok2 di sekitarnya. Mari kita doakan, supaya saudari kita kembali berjilbab. Amin..
Cowok2, mari kita jaga pandangan. Dengan jaga pandangan berarti kita lebih menghargai wanita: bahwa wanita itu tidak dinilai dari rupa saja.
sekian. semoga bermanfaat.
Wallahu a'lam bishawwab. Alhamdulillahirabbil 'alamin. Astagfirullahal 'adhzim..
Silahkan Baca Selengkapnya......
Sabtu, 01 Oktober 2011
SMS Merah Muda
Lagi rapi2 laptop ketika menemukan artikel ini.
Karya : Farid Ma’ruf
Ditulis oleh di/pada Juli 11th, 2007Juli 11th, 2007
Tetap istiqomah, Ukhti. Selamat berjuang. Semoga Allah menyertai anti.
Sender : Ikhwan +62817xxx
Senyum timbul dari cakrawalanya dengan malu-malu. Serasa ada hangat menyelusup dada dan membuat jantung berdegup lebih cepat. Otaknya pun sekejap bertanya, ”Ada apa? Sungguh, bukan apa-apa. Aku hanya senang karena ada saudara yang menyemangatiku.” Si akhwat menyangkal hatinya cepat-cepat. Dan ia bergegas meninggalkan kamarnya, ada dauroh. Ia berlari sambil membawa sekeping rasa bahagia membaca SMS tadi yang sebagian besar bukan karena isinya, melainkan karena nama pengirimnya.
Ana lagi di bundaran HI, Ukhti. Doakan kami bisa memperjuangkan ini.
Sender : Ikhwan +628179823xxx
Untuk apa dia memberitahukan ini padaku. Bukankah banyak ikhwan atau akhwat lain? Nada protes bergema di benaknya. Tapi di suatu tempat, entah di mana ada derak-derak yang berhembus lalu. Derak samar bangga menjadi perempuan yang terpilih yang di-SMS-nya.
Pagi itu, handphone kesayangannya berbunyi.
Ukhti, Selamat hari lahir. Semoga hari-hari yang dijalani lebih memberi arti.
Dada membuncah hampir meledak bahagia. Dia bahkan ingat hari lahirku! Dibacanya dengan berbunga-bunga. Tapi pengirimnya
Sender : Akhwat +6281349696xxx
Senyum tergurat memudar. Tarikan napas panjang. Kecewa, bukan dari dia.
Ringtone-nya berbunyi lagi.
Ukhti, Selamat hari lahir. Semoga hari-hari yang dijalani lebih memberi arti.
Sender : Ikhwan +628179823xxx
Dia! Semburat jingga pagi jadi lebih indah berlipat kali. Senyumnya mengembang lagi. Dan bunga-bunga itu mekar-lah pula.
Cerita di atas tadi selurik gerak hati seorang akhwat di negeri antah berantah yang sangat dekat dengan kita. Gerak hati yang mungkin pernah bersemayam di dada kita juga. Bisa jadi kita mengangguk-angguk tertawa kecil atau berceletuk pelan, ”Seperti aku nih,” saat membacanya. Hayo ngaku! He he he
Mari kita cermati fragmen terakhir dari cerita tadi. Kalimat SMS keduanya persis sama, yang intinya mengucapkan dan mendoakan atas hari lahir (mungkin mencontek dari sumber yang sama he he he). SMS sama tapi berhasil menimbulkan rasa yang jelas berbeda. Karena memang ternyata lebih berarti bagi si akhwat adalah pengirimnya, bukan apa yang dikatakannya.
Namun sebenarnya, apakah Allah membedakan doa laki-laki dan perempuan? Mengapa menjadi lebih bahagia saat si Gagah yang mendoakan? Semoga selain mengangguk-angguk dan tertawa kecil, kita juga berani memandang dari sudut pandang orang ketiga. Dengan memandang tanpa melibatkan rasa (atau nafsu?), kita akan bisa berpikir dengan cita rasa lebih bermakna.
Konon, cerita tadi terus berlanjut.
Suatu hari yang cerah, sang akhwat mendapat kiriman dari si ikhwan itu. Sebuah kartu biru yang sangat cantik. Tapi sayang, isinya tidak secantik itu. Menghancurkan hati akhwat menjadi berkeping-keping tak berbentuk lagi. Kartu biru itu adalah kartu undangan pernikahan si ikhwan. Dengan akhwat lain, tentu saja. Berbagai Tanya ditelannya. Mengapa dia menikah dengan akhwat lain? Bukankah dia sering mengirim SMS padaku? Bukankah dia sering me-miscall ku untuk qiyamull lail? Bukankah dia ingat hari lahirku? Bukankah dia suka padaku? Mengapa? Mengapa???
Dan air mata berjatuhan di atas bantal yang diam. Teman, jangan bilang, yaa!!! dia hanya tidak tahu, ikhwan itu juga mengirimkan SMS, miscall, mengucapkan selamat hari lahir dan bersikap yang sama ke berpuluh akhwat lainnya!
Ironis. Sedih, tapi menggelikan, menggelikan tapi menyedihkan. Sekarang siapa yang bisa disalahkan? Akhwat memang seyogiyanya menyadari dari awal, SMS-SMS yang terasa indah itu bukan tanda ikatan yang punya kekuatan apa-apa. Siapa yang menjamin bahwa ikhwan itu ingin menikahinya? Bila ia berharap, maka harapanlah yang akan menyuarakan penderitaan itu lebih nyaring.
Tetapi para ikhwan juga tak bisa lari dari tanggung jawab ini. Allahualam apapun niatnya, semurni apapun itu, ingatlah, SMS melibatkan dua orang, pengirim dan penerima. Putih si pengirim, tak menjamin putihnya juga si penerima. Bisa jadi ia akan berwarna merah muda. Merah muda di suatu tempat di hati atau menjadi rona di pipi yang tak akan bisa disembunyikan di depan Allah.
Bagi perempuan, SMS-SMS dan bentuk perhatian sejenis dari laki-laki bisa menimbulkan rasa yang sama bentuknya dengan senyuman, kedipan menggoda, dan daya tarik fisik perempuan lainnya bagi laki-laki.
Menimbulkan sensasi yang sama. Ketika perempuan bertanya berbagai masalah pribadinya padamu, seringkali bukan solusi yang ingin dicari utamanya. Melainkan dirimu. Ya, sebenarnya perempuan ingin tahu pendapatmu tentang dia, apakah dirimu memperhatikannya, bagaimana caramu memandang dirinya. Dirimu, dirimu, dan dirimu, dan kami ”kaum hawa”- sayangnya, juga memiliki percaya diri yang berlebihan, atau bisa dibahasakan lain dengan mudah Ge-Er Jadi, tolong hati-hati dengan perhatianmu itu.
Paling menyedihkan saat ada seorang aktivis yang tiba-tiba berkembang gerak dakwahnya atau semangat qiyammul lailnya karena terkait satu nama. Naudzubillah tsumma naudzubillah. Ketika kita menyandingkan niat tidak karena Allah semata, maka apalah harganya! Apa harganya berpeluh-payah bukan karena Dia, tapi karena dia. Seseorang yang sama sekali bukan apa-apa, lemah seperti manusia lainnya.
Laki-laki dan wanita diciptakan berbeda bukan saling memusuhi, bukan juga saling bercampur tak bertepi, tapi semestinya saling menjaga diri. Secara fisik, emosional, atau kedua-duanya. SMS tampak aman dari pandangan orang lain, hubungan itu tak terlihat mata. Tapi wahai, syetan semakin menyukainya. Mereka berbaris di antara dua handphone itu. Maka dimanapun mereka berada, syaitan tetaplah musuh yang nyata!
Wahai akhwat, bila kau menginginkan SMS-SMS itu, tengoklah inbox-mu. Bukankah disana tersusun dengan manis SMS-SMS dari saudarimu. Saudari-saudarimu yang dengan begitu banyak aktivitas, amanah, kelelahan, dan kesedihan yang sangat memerlukan perhatianmu. Juga begitu banyak teman-temanmu yang belum mengenal Islam menunggu kau bawakan SMS-SMS cahaya untuk mereka.
Ada saatnya. Ya, ada saatnya nanti handphone kita dihiasi SMS-SMS romantis. SMS-SMS yang walaupun hurufnya berwarna hitam semua, tapi tetap bernadakan merah muda. Untuk seseorang dan dari seseorang yang sudah dihalalkan kita berbagi hidup, dan segala kata cinta di alam semesta.
Cinta yang bermuara pada penciptaNya. Cinta dalam Cinta. Bersabarlah untuk indah itu.
Ummi, abi lagi ngisi ta’lim di kampus pelangi. Di depan abi ada beribu bidadari-bidadari berjilbab rapi, tapi tak ada yang secantik bidadariku di istana Baiti Jannati. Miss u my sweety.
Abi, yang teguh ya, pangeranku, rumah ini terasa gersang tanpa teduh wajahmu. Luv yaa
Ya, hanya untuk dia kita tulis the Pinkest Short Massage Services. SMS-SMS paling merah muda.
Sumber : http://azzamq.multiply.com/journal/item/11
www.lutfiprayogi.co.cc