Welcome to My Blog, Thank's to visit My Blog, Just Follow My Blog, Don't forget, Thankyou :)
Tampilkan postingan dengan label My Experience. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Experience. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Desember 2011

Pergi..

Untuk hari ini dan selamanya..
Aku akan selalu pinjamkan bahu ini..
Sebagai tempatmu bersandar..
Sebagai tempatmu singgah dari berbagai problema..
Untuk meringankan sebagian beban yang ada di dirimu..

Untuk hari ini dan selamanya..
Telinga ini akan selalu ada..
Untuk mendengarkan keluh kesahmu..
Untuk menyimak kepingan-kepingan kisah hidupmu..
Untuk meringankan sebagian beban yang ada di dirimu..
Untuk hari ini dan selamanya..
Tangan ini akan siap sedia..
Merangkulmu dengan segenap cinta..
Agar kau tahu dirimu begitu bermakna..

Untuk hari ini dan selamanya..
Aku ingin selalu ada untukmu..
Namun…aku sendiri tak yakin..
Masihkah esok akan ada untuk kita..
Berbagi canda…
Berbagi tawa…
Berbagi cinta…

Untuk hari ini dan selamanya..
Aku ‘kan titipkan salam lewat angin..
Aku ‘kan titipkan rindu lewat hujan..
Biarkan mereka menyusuri jalan panjang yang telah memisahkan kita..

Selamat Tinggal..
Sampai Jumpa Lagi..
Mungkin suatu saat waktu yang akan mempertemukan kita kembali..

Silahkan Baca Selengkapnya......

Sisa Hidup Ini Untuk Selamanya

Malam terasa panjang, hingga bulan lelah tuk bersinar..
Aku berjalan..
Menelusuri liku yang tak pernah pasti ujungnya..
Selalu ingin berharap namun tak pernah kuat.. semua tak pasti..
Selalu ingin bermimpi indah namun pahit kenyataan yang selalu hadir..

Kemudian..
Aku berlabuh di sebuah titik bernama jeda..
Ya jeda ! Setelah hari demi hari terasa begitu cepat..
Setelah ilmu demi ilmu merasuki kepala seperti kilat..
Cahaya terang yang begitu menyilaukan hati..
Sehingga tak terlihat jalan yang aku telusuri..
Lalu..
Aku berhenti dan berkenalan dengan jeda..
Dalam jeda ini aku melihat mata-mata yang telah biasa menyinari hariku..
Dalam jeda ini aku mendengar hembusan napas yang telah biasa temani diam dan gerakku..
Dalam jeda ini aku merasakan hangat yang biasa mengobati dinginku..
Kemudian aku merasakan siapa jeda itu..

Namun jeda takkan lama..
Takan pernah menuggu dan takan pernah kembali jika dia pergi..
Kita harus bergerak cepat !
Kita takkan lagi berdebat soal kebobrokan !
Takan ada lagi konflik yang tak jelas sebabnya..
Tapi kita akan bertindak nyata..
Tak ada kata berpura-pura lagi yang terucap..

Berawal dari melangkah..
Mengawali seribu langkah besar dengan sebuah langkah kecil yang bermakna..
Dengan langkah berhati-hati..
Dengan tujuan yang sangat pasti..
Semua mulai ku telusuri..
Hidup memang indah, jika kita memaknainya dengan indah..
Hidup akan menjadi musibah, jika kita terlalu memikirkan masalah..

Dan kini semua berawal dari jeda..
Jeda yang hanya sejenak ini biar menjadi saksi..
Bahwa hari-hari kemarin kita pernah tidak tahu..
Dan bahwa hari-hari kemarin kita berusaha dan belajar untuk menjadi lebih mengerti..
Mengerti sekalipun hati tak pernah mengerti..

Semua berawal dari jeda..
Jeda yang hanya sejenak ini biar menjadi saksi..
Bahwa kita pernah tertawa dan pernah pula berduka..
Bahwa kita pernah bahagia dan pernah terluka..
Bahwa kita pernah jatuh dan kita berusaha untuk bangkit kembali..

Jeda yang akan segera usai ini biar menjadi pengingat..
Bahwa kita tidak berjalan sendiri..
Bahwa di seberang lautan sana, sahabat-sahabat lainnya memikul amanah yang sama..
Bahwa sesuatu yang hidup pasti punya tujuan..
Tujuan yang pasti dengan usaha yang maksimal..

Dan di sini, ada pula banyak sosok mulia yang tetap tinggal dan setia mendoakan..
Dan ada malaikat-malaikat yang mengamini doa indah mereka..
Tetapi..
Hanya satu yang selalu di hati..
Allah Ya Rabb selalu tahu apa yang dibutuhkan umatnya..

Ya Allah..
Terima kasih telah temaniku mensyukuri anugerah indah ini..
Di Sisa Hidup ini aku menempa diri..
Di Sisa Hidup ini aku mengenal manusia-manusia yang luar biasa..

Di Sisa Hidup ini..
Di Sisa Hidup ini untuk selamanya..

Silahkan Baca Selengkapnya......

Kesendirianku..

Tak ada yang istimewa dalam kesendirian ini..
Kecuali keheningan diri dan suara alam yang mencipta ketenangan hati..
Matahari musim panas terus menatapku..
Terik memang..
Karena mentari selalu ada di atas untuk menyinari ala mini dengan tulus..
Tanpa ada resa lelah hingga saat senja tiba..
Tapi aku tak menghindar..
Hembusan angin dan gemericik air sungai ini sudah cukup meneduhkan..
Rumput dan bunga liar pun senang dibuatnya..
Mereka menari dengan angin..
Kupu-kupu putih melintas di depanku..
Ah, namun terlalu cepat ia pergi..
Aku terlanjur mengeluarkan kamera dari saku celana, tapi ia telah terbang jauh..


Aku kembali sunyi, mendengar dan melihat sekelilingku dengan seksama..
Hidup ini penuh dinamika, seperti air sungai ini yang terus mengalir..
Walau terkadang deras, terkadang perlahan..
Namun ia menuju suatu tempat..
Ya, perjalananku ini juga untuk mencapai suatu tempat..

Aku menghela napas penuh kesyukuran, dan tersenyum..
Adakah yang lebih membahagiakan dari semua ini?

Memiliki kesempatan untuk hidup saja adalah suatu anugerah, tinggal bagaimana kita memaknainya.
Terima kasih, Tuhan..

Silahkan Baca Selengkapnya......

Minggu, 27 November 2011

Ketika Senja Telah Pergi.. Sendiri..

Senyap.. Sepi.. Sendiri..
Senja mulai merayap menjadi malam, dan denting jam mengingatkan aku untuk segera beranjak pergi..

Sendiri.. Dalam sudut kesenyapan, berkawan dengan pedagang asongan yang dengan setia menunggu pada pelataran stasiun malam. Menatap ujung timur, menunggu kerlip nyala lampu dan peluit yang mensinyalkan kereta senja akan datang.

Pengusir sepi, ku coba untuk membaca dan memahami makna yang tersirat dalam faucault's pendulum. Mengajakku kembali pada masa silam untuk kembali memaksa otakku berdenyut menyapa filsafat, makanan yang telah lama aku tinggalkan kini terbalut debu tak benoda. Aku tau ini apa namun semua sulit di artikan.
Rona tak nyaman menghampiriku saat ruang tunggu yang memberikan wajah tak bersahabat, dan aku menafikan kenyataan itu, kembali tenggelam dalam dunia umberto eco, mengusir kegundahan yang kerap melanda saat mulai menyisir setiap perjalanan.

Dentang jam kembali berdetak seiring kerlip lampu dan peluit kereta senja menyapa, bersiap menyambutnya dan menikmati sisa malam dalam keremangannya. Sejuta bintang di angkasa pun tak tahu apa yang aku rasakan.

Sendiri.. Sepi.. Sunyi.. Dan hanya diriku. Tak ada kata perpisahan. Tak ada kata dan janji untuk menanti kembali. Tak ada lambaian tangan, dan tak ada kecup mesra sebagai pengantar langkah kaki. Hanya kesunyian malam, dan deru kereta senja sebagai pelepas kepergian.

Kereta senja ini, sudah tak mampu menghadirkan melankolia dan romantisme yang kerap menyapa. Realistis. Ya. Realistis ! Tak ada lagi mimpi seperti dahulu. Memandang segala sesuatu pada sebuah realistis. Realistis kehidupan yang kadang selalu kita abaikan namun sulit untuk kita terima.

Kereta senja hanyalah sebuah mimpi dan romantisme semu yang kerap mampu mengobrak abrik rasa yang terpendam. Rasa yang senantiasa menjadi beban tersendiri dalam jiwa.

Dalam keharmonisan ritme kereta senja yang bersenyawa dan bernafas bersama sang malam, kubiarkan semua angan, mimpi dan kenyataan membaur menjadi satu dan menyapaku.

Hanya untuk malam ini, malam yang sangat berarti.. Saat kereta senja melaju dengan indah tuk membawaku menyusuri tepian pantura hingga sang fajar menyapa dan membawaku kembali menjejak bumi dan pergi untuk menikmati hari. Dengan senyuman yang tak pernah habis ku limpahkan.
Namum hati ku berbisik sejenak, Semangat kah diriku? Tiba-tiba..

“Semangat Yang Hilang Kini Datang Kembali
Separuh hati ku merasakan semuanya, berpura-pura ataupun berbohong itu sudah biasa. Berbicara atau tidak juga biasa dan hanya satu bagiku yang luar biasa jika seseorang tahu apa itu makna hidup yang sesungguhnya.”

Silahkan Baca Selengkapnya......

Sabtu, 19 November 2011

Mereka Yang Selalu Buat Tersenyum :)







Terlepas dari beban ketika gue bersama mereka semua..
Hanya kesenangan yang selalu menemani ketika gue bersama mereka..
Senyum, Tawa, Canda, Sedih setiap saat selalu ada dalam benak mereka..
Keingintahuan mereka yang tinggi yang membuat gue tau arti hidup..
Kesenangan hanyalah pilihan dan kesedihan pasti selalu ada didalam benak kita..
Jika kalian mendapat kesenangan jangan sia-siakan itu menjadi sebuah kesedihan, tapi jadikan lah kesenangan itu seperti air yang mengalir dan tidak ada habisnya..
Setiap langkah di pertemukan persimpangan, persimpangan hidup yang selalu banyak pilihan..
pilihan yang tidak mudah untuk kita pilih dan selalu membuat hati menjadi galau..
"intinya selalulah tersenyum walaupun kesediahan kian memaksa, karena yang tau hati kita hanya diri kita sendiri dan Allah SWT, maka biarlah orang lain merasa bahagia ketika kita membagi senyuman kita pada mereka semua..
Semua ini termasuk dari pengalaman gue yang sangat berharga dalam hidup gue..
Tapi sampai kapan? namun gue selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk mereka semua..

Silahkan Baca Selengkapnya......

Kamis, 27 Oktober 2011

My First Experience Work

Awal Oktober 2011, yang sungguh mengaget kan. tanpa rencana sebelumnya dan memang ga ada niatan sama sekali, hal ini terjadi begitu saja. Tiba-tiba saya mendapat tawaran kerja di sebuah TK oleh bibi saya.
Hah? guru? apa iya bisa. hanya ada rasa pesimis dan rasa ga yakin yang setiap saat membayangi dalam diri saya.
Akan kah bisa? saya hanya bisa berdoa "Ya Allah semoga ini jalan-Mu dan berila kelancaran untuk ini semua" Amin :)
memang kebetulan saya belum kuliah, dari pada nganggur mending saya isi dengan menjadi guru TK, toh jadi guru juga bermanfaat, apa salahnya jadi guru hehe.

Kemudian saya mulai berkerja tanggal 3 Oktober tepatnya pada hari senen yang lalu, dibalik rasa pesimis yang begitu besar saya merasa bersyukur akan hal ini.
karena jarang seorang anak muda 18th dapat bekerja di TK untuk menjadi seorang guru. sulit dan sungguh sulit.
Tetapi yang awalnya merasa pesimis lama-lama hilang dan berganti menjadi rasa optimisme yang sangat tinggi.
memang, memang gampang-gampang susah, tapi kalo belum di coba ga akan tau kan bisa atau engganya, "maka dari itu kalo segala sesuatu di landasi sikap pesimistis, jangan pernah berharap kalian akan maju"
selalulah optimis dalam mengerjakan segala apapun ! hehe

3 minggu lebih sudah saya jalani, dan ternyata Alhamdulillah semua lancar. tau kah kalian? "jika kita senang dengan apa yang kita kerjakan, insyaAllah suatu saat akan mendapat kabar baik yang tak terkira"
rejeki itu ga kemana kalau kita selalu berusaha dijalan-Nya dan kesuksesan itu bukan lahir karena tanpa usaha, namun kesuksesan itu datang dari dalam diri kita dan di rencanakan oleh Allah sWT, tapi jika kita tidak ada kemauan untuk sukses jangan pernah berharap untuk menjadi orang sukses"
Dari hari pertama sampai sekarang, banyak pengalaman yang benar-benar ga kebayang. semua yang belum saya dapatkan, Alhamdulilah disini saya banyak mendapatkan pelajaran. dari segi mengajar sampai dengan cara bersosialisasi.

Sebenarnya kalo kaliuan boleh tau, hal yang paling saya ga suka adalah menjadi guru, dan ternyata ga tau kenapa saya menjadi enjoy menjalani ini semua, apalagi kalo mengajarnya bareng sama anak-anak sekecil mereka.
sungguh anugrah yang menyejukan jiwa.
sampe-sampe lupa segalanya dah kalo saya berada di sekeliling mereka semua. walau butuh kesabaran yang cukup tinggi saya tetap menjaga emosi saya. itung-itung melati kesabaran hehe
memang semuanya sudah di atur atau di rencanakan sama yang di atas, sekarang tinggal kitanya mau atau engga menjalaninya.
baik buruk yang kita pikirkan belum tentu sama dengan-NYA, yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah baik, begitu juga sebaliknya dan yang paling baik itu semuanya hanya datang dari Allah SWT.

Selama 3 minggu saya mengajar saya mendapatkan analisis tentang metode-metode pengajaran di TK (Taman Kanak-Kanak), yaitu :

dalam pengajaran di Taman Kanak-kanak (TK), seorang guru TK perlu memperhatikan tujuan program belajar dan ruang lingkup kegiatan belajar anak TK. Guru harus paham betul karakteristik anak TK, sehingga bisa mencari solusi ketika harus meneliti di kelasnya sendiri dalam rangka menemukan potensi unik anak didiknya.
Tujuan program kegiatan belajar TK adalah membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan keterampilan, dan daya cipta anak didik untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya. Sedangkan ruang lingkup program kegiatan belajar TK meliputi pembentukan perilaku melalui pembiasaan dalam pengembangan moral pancasila, agama, disiplin, perasaan/emosi, dan kemampuan bermasyarakat, serta pengembangan kemampuan dasar melalui kegiatan yang dipersiapkan oleh guru meliputi pengembangan kemampuan berbahasa, daya pikir, daya cipta, keterampilan, dan jasmani. Untuk mencapai tujuan itu, perlu digunakan metode pengajaran yang sesuai bagi pendidikan anak TK.

Ada hal penting yang harus dikuasai oleh guru TK agar dapat memahami kemampuan unik anak didiknya. Kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki oleh anak yang mengalami perkembangan seusia TK adalah sebagai berikut:
1.Berkembang menjadi pribadi yang mandiri
2.Belajar memberi, berbagi, dan memperoleh kasih sayang
3.Belajar bergaul dengan anak lain
4.Mengembangkan pengendalian diri
5.Belajar bermacam-macam peran orang dalam masyarakat
6.Belajar untuk mengenal tubuh masing-masing
7.Belajar menguasai keterampilan motorik halus dan kasar
8.Belajar mengenal lingkungan fisik dan mengendalikannya
9.Belajar menguasai kata-kata baru untuk memahami orang/anak lainnya
10.Mengembangkan perasaan positif dalam berhubungan dengan lingkungan

Kesepuluh kemampuan dasar itulah yang harus sudah ditanamkan pada anak usia TK. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai metode pengajaran atau pembelajaran agar apa yang direncanakan guru dapat membantu anak menguasai dasar kemampuan di atas. Metode atau cara yang digunakan dalam pembelajaran itu antara lain menggunakan:
1.Metode bermain anak TK
2.Metode karyawisata anak TK
3.Metode bercakap-cakap anak TK
4.Metode demonstrasi bagi anak TK
5.Metode Proyek bagi anak TK
6.Metode bercerita bagi anak TK
7.Metode pemberian tugas bagi anak TK

Ketujuh metode itu biasa digunakan dalam metode pengajaran di taman kanak-kanak.
Sangat menarik dan membuat kita menjadi lebih tahu bahwa tidak mudah menjadi guru.
Apalagi guru TK yang harus sabar dan menyayangi anak-anak.
Selalu menerapkan 5S dalam kesehariannya, yaitu salam, senyum, sapa, syukur, dan sabar.

sekian pengalaman awal bekerja saya semoga dapat bermanfaat bagi kita semua yang membacanya, Amin.
Pesan dari saya "jangan pernah melihat pekerjaan dari seberapa gaji yang akan kira terima tapi pikirkanlah bahwa pantaskah kita menerimanya dan sudah benar atau belum kita dalam bekerja."
insyaAllah jika itu semua dijalankan Allah akan memberi setimpal dengan apa yang kita kerjakan.
Oh iya, jangan lupa untuk ikuti terus perkembangan blog saya di www.bimapurwanugrahanto.blogspot.com
Terimakasih, Wassalam.

Silahkan Baca Selengkapnya......

Senin, 24 Oktober 2011

Perpisahan TWINONE di Anyer (Unforgettable) :) (PART 1)

Kurang lebih empat bulan yang lalu tepat tanggal 13 Juni 2011, hari Senin kami (TWINONE) pergi untuk mengikuti perpisahan kelas walaupun masih ada yang engga ikut, itu semua bukan penghalang.
Dengan kerja keras dan semangat, kita semua dapat mengadakan perpisahan ke pantai walau ada konflik sedikit, tapi semua itu dapat di selesaikan secara baik2 "ALHAMDULILLAH" :)

Dimulai dengan bangun tidur, gue membuka mata tepat saat adzan subuh berkumandang. Suara penggorengan berisi minyak panas terdengar ternyata nyokap gue sedang
menyiapkan catring yang kami pesan (nasi box berisi ayam goreng bekakak dan telor dadar tak lupa juga sambal untuk pelengkap haha :D) dengan porsi yang
tidak seberapa (mungkin bang Joy kurang :D)
kira2 jam set 6 semuanya sudah beres tinggal di masuk2in aja ke kantong keresek, setelah itu gue bingung bawanya mana motor cuma satu bawaan kaya mau perang aja,
(emang dah ngerjain pisan dah anak2 haha). tanpa basa basi gue langsung sms joy suruh bantuin akhirnya dia datang sama pai, (untung aja ada si azis, klo ga
ada minjem motor sama siapa? akakak) emang dah si azis cowo yang setia menemani sang kekasih kemana pun dia pergi haha (thankyou zis hehe).

Ga lama di jalan sampai juga di DTC, kira2 jam 6.15..
Pas uda nyampe kirain gue tinggal nunggu gue aja. Eh, ternyata wali kelas tercinta belum dateng (-__- )
lumayan lama nuggunya, sampe gue beli aqua dus di alfamart perempatan mampang belum dateng juga..
trus pas gue masuk bis si ikah (tante) sama si sella (ijah) narik2 gue baru mau masuk. Eh, gue di ajakin ke MCD (masih pagi kan padahal) mereka minta trakiran (diem-diem aja okeh haha)
yang laen aja belum, mereka uda nyolong start duluan (bisa bgt dah). Si eris padahal juga nitip untung aja dia ga minta bayarin juga haha :D (biasa abang2an
banyak duitnya ga level klo dijajanin haha)

Abis itu baru deh Ibu guru B.Indonesia kita datang. Langsung aja gue buru2 masuk bis, niatnya mau nyari tempat duduk yang enak. Eh, sialan sama anak2 uda
di tempatin semua kecuali satu bangku kosong persis di belakang supir. Dan itu satu tempat duduk sama Bu Pris, emg dah Ibu dan anak telah dipersatukan ckck.
dan di samping kirinya ada bu yayah dan anaknya (wali kelas IPA 4)
Berhubung hari semakin siang, tepat pukul 7 kurang (ga tau kurang berapa lupa hehe)..
kami pun lansung tancap gas, mesin bis dinyalakan dan dengan dipimpin oleh waketu Bima Purwa Nugrahanto haha (*eksis dikit)
kami pun berdoa menurut kepercayaan masing2 untuk mendapatkan keselamatan di tujuan dan sampai kembali pulang dengan selamat.

Perjalanan pun di mulai..
Supir bis membelokan setirnya ke arah sawangan dan kami pun duduk manis sambil ngobrol2, tidak lupa juga ditemani dengan makanan2 kecil.
ada juga makanan kecil yang di bawa si Dini (bacang, lontong, risol, tahu, bakwa, bolu kukus dan lain-lain)
Sepanjang perjalanan kami semua menikmati perjalan dengan bernyanyi bersama, ngobrol2, canda dan tawa, dan juga yang sudah tidur ckck pokoknya seru banget :')
walaupun gue duduk di depan sama Bu Pris hati gue tetep senang, disamping gue ultah hari itu gue juga beruntung banget bisa kenal kalian semua.
sambil ngobrol2 dengan Bu Pris gue juga denger canda dan tawa kalian semua, walaupun itu semua sudah berlalu gue ga akan pernah lupa itu. Hiks.. (lebeh)

Setengah perjalan di tempuh dan kami pun berhenti di sebuah SPBU untuk beristirahat sejenak..
sembari melepas lelah dan buang air kecil sebentar, yaaa lumayan lah pak supir kan perlu istirahat dia juga manusia brother haha.

oh iya kebetulan bus kami bertemu dengan bis kelas laen (kelas cowonya si ema, sabar joy haha) mereka sedang beristirahat juga.
Tidak lama kemuadian kami pun melanjutkan perjalanan, kami pun sudah tidak sabar untuk berenang dan menginjak pasir pantai. Hati ini bagaikan ingin
cepat2 melihat indahnya pantai. Tidak lama Jalan Anyer pun kita lewati, dan kami berhenti sebentar di sebuah pasar untuk membeli sesuatu yang masih
janggal untuk kebutuhan disana. Kami beli telor dan sembako lainnya. Tak lupa kami membeli bola sepak juga ya mungkin dengan harga yang
tidak pantas (tapi biarlah amal kali2 kapan lagi beli bola plastik di anyer haha).
oh iya kocak banget waktu di pasar si hari kebelet pipis tapi ga ada WC haha kocak banget gua sama dia ampe nyari-nyari
tapi ga ketemu-ketemu haha, kata gua sabar ri tahan aja dulu :D (gmn ri masih kebelet? haha)

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan yang kira2 tinggal seperempat perjalanan lagi..
Kami pun sudah tidak semakin sabar, pantat juga semakin panas pinggang juga udah mulai pegel (lebeh haha)
dan engga lama kemudian di sebelah kiri kami pemandangan pantai sudah terlihat sedikit demi sedikit,
rasanya ingin buru2 saja untuk nyebur, bagi yang belum pernah kepantai
gua liat di raut wajahnya terpesona seakan terpana melihat indahnya pantai anyer haha :D

Tak lama kemudian pak supir membelokan stir ke arah kiri dan akhirnya kami pun sampai.. (YEAY !)
Disebuah penginapan bernama LALITA yang mungkin tidak terlalu mewah tapi kami tetap senang karena kami semua dapat merasakan indahnya pantai hehe.
Panas matahari sudah terasa, PANAAAAAAAASSS ! haha dan kami pun bergegas untuk mengambil barang2 bawaan untuk dipindahkan ke masing2 cotage.
(cuma gua sama abang supir dan kenek aja yang mindah-mindahin ckck)
kami menyewa dua cotage, masing-masing cotage sudah dipisahkan, satu untuk laki-laki dan satu lagi untuk perempuan.
Setela semuanya rapih dan di pindakan tidak ada rasa lelah diantara kami walaupun ada beberapa orang yang tepar akibat perjalanan tadi ckck.
namun setelah itu kami pun langsung mencoba memainkan bola yang dibeli dipasar tadi (bagi yang ga cape aja ini mah) seru meen !
sambil ditemmenin desiran angin yang membawa ombak ke pinggir pantai panas matahari pun hampir tak terasa.
wuihhhhhhhhh, alangkah indahnya coba :D (bikin iri yang kaga ngikut)

ga lama kemudian kami penasaran sama rasanya air laut (bukan di cicip maksudnya) di ceburin haha dan kami pun langsung nyebur. Byuuuuuuuuur ! (kakinya doang :D)
beuuuuuh dinginnya yang kami rasakan, padahal terik matahari tak segan-segan memanasi kami semua.

Hmm ga lama kemudian perasaan saya berubah menjadi kecurigaan. sambil bermain air saya melihat teman-teman yang mungkin ada niat jahat sama saya.
Dan ga lama kemuadian..
Aduuuuuuuuuuuh sial ! bener kan kata gua nih bocah udah niat mau nyeburin gua -___-"
dan di angkatlah gua sama beberapa orang ga tau pasti jumlahnya, lalu akhirnya byuuuuuuuuurrrrrrrrrrrrr ! basahlah sekujur badan gua. Sial bisa banget
mentang-mentang gua ulangtahun hari ini !
mereka pun tertawa terbahak-bahak, didalam hati gua cuma ada kata sabar. toh kalo di lawan juga gua kalah jumlah, bisa berabe -__-"
tapi gua bangga karena gua adalah orang pertama yang nyobain aer asin dipantai ini selain teman-teman gua haha :D hahaha

setelah gua nyebur kemudian yang lain juga ikut nyebur, lebih tepatnya maen cebur-ceburan.
siapa dulu yang mala-in.. Bima Purwa Nugrahanto gitu lhooo haha :D
kalo ga ada yang nyebur pertama pasti ga ada yang mau nyebur duluan makanya gua nyebur duluan, itung-itung pahala lah huahahaha :D

Matahari hampir lelah bersinar, desiran ombak semakin membesar, angin pun semakin kencang, huwihhhhh sejuknya pemandangan sore hari di pantai..
ingin gua rasanya tinggal disini selamanya :D
tapi semua itu hampir hilang begitu saja karena tiba-tiba...

ada seorang cowo berbaju merah dan bercelana pendek putih yang tanpa sadar (ga tau sadar apa engga :D) dia jalan ke tengah-tengah laut
(engga ketengah juga sih, kalo ketengah bisa mati dia haha) emang tuh cowo oon banget ya? ga ada topan ga ada ujan bisa stres kaya gitu, jangan-jangan kesurupan lagi :D
pas ampe tengah dia tenggelem ampe tangannya keatas-atas kayanya si berharap minta pertolongan gitu, dan ampe nafasnya ampe mau abis terus pas nafasnya ampe mau abis.... hmm (tau ga cowo itu siapa?) terus dari kejauhan
terlihat seorang penjaga pantai (ga tau deh penjaga pantai apa bukan, kayanya si abang-abang banana boat) hehe
pertama dia ga langsung nolongin, dia liat dulu dan jalan dengan pelan-pelan. huh ! cepet massss udah hampir ga bisa nafas nih ! -___- dan cowo itu membaca
dua kalimat syahadat sambil dimulutnya terludah-ludah aer asin. dan akhirnya pertolongan pun datang, si abang-abang tadi melemparkan sejenis pelampung yang bentuknya
kaya papan selancar (bentuknya setengah dari papan selancar normal bahannya dari karet lagi :D)
kemudian gua diseret kepinggir pantai sama tuh abang-abang. huhhh ga langsung bilang makasih gua, gua merasa deg-degan gimana kalo gua ga ada nolongin?
Ya Allah sungguh besar kuasa-Mu maafkan hamba yang pernah berbuat salah dijalan-Mu (tobat)
hmm kayanya perut udah penuh sama aer laut semua, gua merasa enek tapi ga mau muntah.
abis itu baru gua bilang " mas makasih ya udah nolongin saya bener-bener ga tau kalo ga ada abang gimana nasib saya tadi"
terus... tau ga tuh abang-abang ngomong apa? kaga ngomong apa-apa, malah di cengin gua -___-" (so sweet tapi nyesek)
tapi gapapa yang penting gua udah di tolongin, terimakasih abaaaaaaaaaaang dari hati gua bilang kaya gitu, dan yang penting gua berterimakasih sama Allah yang
memberikan pertolongan kepada gua :)

*BUKAN REKAYASA, DON'T TRY THIS EVERYWHERE :D

Gua sih agak trauma-trauma gitu kalo ngeliat aer laut, terus gua langsung aja ke cotage cowo buat bilas terus ganti baju,
abis itu gua langsung ke cotage cewe aja, disitu gua duduk di sofa trus di buatin teh deh sama si ikah padahal gua ga minta, bae banget dah si ikah.
makasih ikaaaaaaaaah hehe. disitu ada lisda, ikah, dinda, terus siapa lagi ga tau gua lupa.
disitu gua cerita apa yang tadi terjadi (haha bahasanya)
setelah gua cerita gua malah di kataain oon -__- udah tau gua ga sadar gitu, gua ga sadar eeeeeehh !
nah abis gua selesai cerita si lisda nambahin, katanya setau dia percaya ga percaya nih, kalo pake baju merah
itu ga boleh ada di pantai. kaya baju hijau, biru sama merah. tapi kata gua sih ga percaya ah (takut musrik)
semua yang uda terjadi gua jadiin intropeksi aja supaya ga ke ulang lagi -___-
pokoknya itu kejadian baru gua alamin sekali dalam hidup gua, itung-itung pengalaman hehe jarang kan punya pengalaman kaya gitu? :D

rasa trauma itu hilang begitu saja..
setelah teh nya abis gua langsung ke cotage cowo. disana cuma ada geng dewa aja (huahaha) yang belum tau geng dewa silahkan tanya sama yang tau :p
hmm ada makanan nganggur gua makan aja, tau dah makanan siapa :D (jangan di tiru)

nah abis itu gua duduk diluar depan cotage cowo disitu gua duduk sama imam dan panca terus gua poto-poto deh (narsis buuu)
ga lama gua mampir lagi ke cotage cewe numpang ngerumpi booo haha
engga lama kemudian saking asiknya ngobrol, kita semua lupa kalo mau ngeliat matahari terbenam (sunset) akhirnya kami pun begegas untuk ke pinggir pantai.
tapi.......... hmm ko aneh? mana sunsetnya? ternyata akibat cuaca yang tidak mendukung semuanya jadi gagal,
yang seharusnya jadi moment yang sangat penting malah jadi kekecewaan yang percuma.
Ya mungkin emang bukan waktunya sekarang buat ngeliat sunset. padahal udah lama banget gua ga ngeliat sunset di pinggir pantai kaya gini :(
tapi semua itu ga mengilangkan semangat kami semua untuk menjalani acara yang lain karena semoga besok pagi cuacanya bagus dan bisa ngeliat suunset saat matahari
terbit hehe. amin.

kehangatan hampir terselimuti dinginnya malam, senja pun malu ingin pergi, angin laut yang kencang membuat tubuh terasa dingin, suara desiran ombak semakin kencang,
seluruh ikan pun juga merasa lelah mendekati jaring-jaring nelayan, semua ingin istirahat dan kami pun juga begitu.

Kemudian adzan pun berkumandang dari suara televisi karena memang disana jauh dari masjid.
gua langsung bergegas ke mushola, yang kebetulan jaraknya tidak jauh dari sana.
berangkat sendiri dan ternyata disana udah ada restu dan oji yang sudah melakukan solat,
sungguh rajin ya? :D
gua cepet-cepet ambil wudu agar ga ketinggalan solatnya.

setelah solat kita bertiga ngaso sebentar dan ngebahas masalah-masalah mistery gaib haha (GAJEMBLONG :D)
ga lama kita bertiga kembali ke cotage cewe, di situ kita ngobrol-ngobrol sambil bercanda-canda, ada yang teler, ada yang ga jelas,
ada yang dikamar (ngapain tuh?), ada yang masak mie, ada yang bikin teh, ada juga yang sakit,
dan ada yang tidur-tiduran di kamar. waaahh pokonya semakin malem semakin semangat dan seru deh walau ada yang gitting (teler, ngelantur ga jelas) haha :D

Hmm kayanya dari tadi ibunda kita tercinta ga kesebut nih hehe.
Siapa? Bu Pris lah, wali kelas kita yang ikut juga walau dari tadi siang ga keliatan (eh keliatan deng sebentar doang tapi pas sore-sore kalo ga salah hehe)
kemudian selanjutnya emang beliau di kamar aja sampai matahari terbenam.
Oh iya sama Bu Yayah juga lho (wali kelas IPA 4) beliau juga ikut sama anaknya.

Sekitar jam 7 malam, sudah lumayan gelap. tiba-tiba.......
ga tau kenapa gua puyeng-puyeng, badan gua anget, perut juga mules-mules ga tau kenapa dah, mungkin gara-gara efek dari tenggelem tadi siang.
gua duduk aja sambil bengong, trus si lisda liatin gua dan nanya kenapa bima?
ga tau nih da, tiba-tiba puyeng, oh yaudah istirahat aja di kamar kalo mau nanti lisda kasih obat.
huh sungguh baik sekali anak seorang dokter itu, memang kebetulan dia membawa berbagai macam obat-obatan yang disiapkan oleh ibunya.
terimakasih Lisda beserta ibunyaaaa, oh iya sama abangnya juga dah si mamsky haha

abis gua minum obat, gua langsung istirahat, gua kekamarnya si ema dan gua tiduran di situ (sendirian ga sama siapa-siapa -_-)
ketiduran sebentar, bangun-bangun gua udah denger suara makan-makan, waaaah berarti udah selesai bakar ayamnya emang sebelum gua istirahat udah di bakar ayamnya.

uuuuuuuuhhhhhh enaknya bangun-bangun langsung makan hehe.
tapi masih pusing aja nih kepala -___-
gua makan di depan bu pris sama bu yayah kebetulan lisda juga ada disitu, dia nawarin obat lagi ke gua, yaudah abis makan gua minum lagi tuh obat.

selesai makan gua langsung disuruh keluar (padahal lemes banget)
yaudah gua turutin dah keluar. ternyata api unggunnya udah jadi wawwwwww mantab euy, tapi jadi tambah gerah aja ni badan -__-

disitu kita semua bikin lingkaran, terus ga lama kemudian.....


TO BE CONTINUED... :D

Silahkan Baca Selengkapnya......

Sabtu, 25 Juni 2011

Bohong lagi deh gue. . .

Hari Sabtu (malam Minggu) tanggal 18 Juni 2011, hari dimana orang2 yang mengisi hidupnya dengan jalan2. Malam itu gue bohong sama nyokap,
bokap, pacar gue juga. Malam itu dimana gue harus latihan band, ternyata gue disuruh ikut Dino buat nemenin seseorang.
Gue bilang ke nyokap sama bokap latihan band sama Dino dan gue bilang sama pacar
gue ga kemana2. Padahal gue pergi sama Dino buat nemenin seseorang. nyesel banget gue harus bohong seperti itu, ujung2nya ketauan juga.
"emang bener sepintar2nya kita berbohong ujung2nya bakalan ketauan juga" (-.-"). ga lagi deh gue bohong kaya gitu, bukannya nambah pahala
malah nambah dosa.

Jadi ceritanya gini..

Awalnya si Dino cerita, Bim lo mau bantuin gue ga?
bima : bantuin apa?
Dino : temen gue lagi banyak masalah, kayanya dia butuh hiburan bantuin gue hibur dia yuk?
Bima : emg siapa temen lo?
Dino : anak 6 bim, Puji Lestari. Kenal ga lo?
Bima : siapa tuh? kelas brp? ga kenal gue.
Dino : yauda ikut aja dulu, pasti lo kenal dah.
Bima : yauda deh ayo, keburu malem.

Dari rumah gue bawa gitar biar nyokap bokap percaya klo gue latihan, si Dino juga bawa gitar, berempat dah gue naek motor haha :D
dengan mengendarai sepedah motor...
Kira2 jam 9 malem kita menelusuri jalan meruyung. gelap malam tanpa bintang, angin malam yang menusuk kulit, cuaca mendung tanpa hujan.
(lebeh) haha.
kami berdua mencari Gang yg namanya "gang baktiII" setelah nyasar2 ampe kesekolah, akhirnya sampe juga.
sampe situ ga berenti, trus kita nyari2 tuh yg namanya kos2an, anehnya kata warga setempat ga ada yg namanya kos2an, disitu kita panik, jangan2
nih orang ngerjain, gue suruh aja si Dino tlp si Puji, untungnya bener si Puji ngekos di gang baktiII. berhubung kita ga tau kosannya. kita berdua
nunggu didpn gang, kurang lebih 20mntan kita nunggu. Dari kejauhan terlihat sosok perempuan yang dewasa, rambutnya panjang dengan baju garis2
putih merah dan memakai rok putih serta memakai sepatu kets merah.
dengan jalan yang khas sambil membawa tas selempangan dia dateng menghampiri kita berdua, setelah terlihat ternyata si Puji, dengan dandanan seperti
stilan orang mau pergi jauh.
di situ gue sama Dino bingung ini orang mau curhat apa mau bernostagia? dan si Puji pun berkata, udah ceritanya nanti aja, skg ajak gue pergi kemana kek gitu.
gue bete nih mau jalan2. Nah, disitu gue sama Dino tambah bingung, emg pertama niatnya kan si Puji cuma mau cerita doang sama si Dino tapi
masalahnya dia malah ngajakin jalan ke Cilandak buat nongkrong (jauh banget) gue punya usul gmna klo di DTC aja.
Ya sudah akhirnya kita ngajak Puji ke DTC. sebelumnya dia tuh bener2 ga tau yg namanya Depok. Dia juga ga tau jalan2 di Depok, jadi dia tuh pertamanya tinggal
di Cinere sampe dia lulus SMA, setelah itu keluarganya pindah ke Bandung, aslinya sih emg si Puji orang Bandung. dia lebih mau nyoba hidup sendiri di Jakarta
(Depok) lah gtu. Dia seorang yan menurut gue mandiri, banyak pengalaman hidup yg mungkin kita semua belum tentu punya, dia tuh orangnya blakblakan,
ga peduli orang mau nilai apa, orang mau peduli apa engga juga itu terserah kita yg nilai.
dan disitu juga gue baru nyadar "oh ini toh yg namanya puji" (-_- ) *3 tahun kemana aja bang? ckck
setelah ngobrol2 (lumayan lama)
Hari pun semakin larut...
setiap orang2 yg lewat gang itu pun pasti memperhatikan kita dengan tatapan penuh mistery, curiga, dan aneh.
hati kecil pun berbicara lebih baik kita pergi dari sini daripada orang2 nyangkanya ga bener yg ada malah fitnah jadinya.

Pas pengen pergi semuanya pada bingung, motornya kan satu orangnya ada tiga dan ditambah lagi 2 gitar.
disitu gue mikir, yaudah gue nganter Puji dulu ke DTC abis itu balik lagi jemput Dino dan ke DTC lagi.

Di DTC kira2 jam 11an..
belum terlihat tanda2 orang ngantuk dari kita bertiga. di situ kami mencari tempat yang enak buat nongkrong dan ga lama kemuadian dapet.
kami duduk di atas tangga yg beranakan 3 anak tangga di depan ruko yang sudah tutup sejak sore tadi dan hanya dengan cahaya bohlam yang menemani kita ngobrol.
setelah lumayan lama kita ngobrol
kira2 jam 12an..
si Puji ngajakin beli makanan, Yasudah kita anterin, jam segitu cuma hanya ada pedagang pinggir jalan, yudah akhirnya cuma beli minuman 1 sama roti 3.
abis itu balik lagi ketempat tadi.
kami bertiga melanjutkan ngobrol kembali, dengan lingkungan yang penuh dengan orang pacaran kami pun tidak berhenti untuk terus ngobrol,
semakin malam semakin banyak pasangan yang berdatangan, rata2 anak motor semuanya. dengan membonceng seorang cewe masing2 cowo.

malam pun larut.. pagi pun datang.. (yeay) *semakin cepat gue untuk berbaring ditempat tidur :D
kira2 jam 2 pagi, kami bertiga memulai topik pembicaraan, mumpung suasananya kaya gini si Piji menceritakan banyak pengalaman2nya (ga usah disebutin satu2
nanti ga abis haha)
salah satunya pengalamannya dengan dunia gaib (wow)
Piji termasuk anak yang parno. selama ngbrol tentang gaib2 gtu, tiba2 si puji ketakutan sambil menunjuk2 kearah pangkalan ojek, gue sama Dino kaget !
si Puji bilang "eh kalian liat ga disana, masa ada orang mirip Limbat, mukanya mirip bgt kaya limbat, serius deh ga bohong." (dengan nada pelan yang
penuh teka-teki)
gue sama Dino bingung, soalnya kita berdua ga liat apa2, di situ hanya ada 3 orang tukang ojek ga lebih dan ga ada juga yang mirip Limbat.
sampe2 si Dino maranin ke pangkalan ojek tp ga ada apa2.
disitu si Puji tambah histeris ketakutan, gue sama dino juga ga tau harus ngapain.
dan kita berdua coba nenangin, trus kita coba nanya lagi ke Puji, "masih ada ga orangnya?"
katanya Puji masih, dan gue sama Dino tambah bingung masa ga ilang2? biasanya kan klo diliat sebentar aja langsung ilang tapi ini ko engga
(so tau banget ya gue haha)

dan si puji memberanikan diri buat ngedeketin, dekat dan semakin mendekat sambil ditemenin sama kita berdua.
tiba2 dia malah ketawa2 sendiri? dan gue bingung lagi jangan2...... "KESURUPAN" gue sama Dino panik bgt.
dan tenyata dia engga kesurupan, dia ketawa gara2 yg dia bilang mirip limbat itu cuma papan yang ada tempelan stop kontaknya. KOPLAK kata gue.
uda bikin panik aja, dan klo dilihat2 dari jauh sih emg bener mirip, mirip banget. Huh untung aja engga ada apa2 (-____-  )

kemudian kami melanjutkan lagi ngobrol2 kira2 jam 3..
cuaca yang sudah ga mendukung, postur tubuh yang sudah ga kuat duduk lagi ditambah mata yang udah ga kuat melek.
kami pun terus lanjut. tiba2 di tengah perjalanan ngobrol datang 2 orang anak "PUNK" dengan menggunakan motor, mereka membawa gulungan kertas
dan 2 buah durian. Tanpa basabasi mereka turun dan berkata "coy, si topan kesini ga?" (dengan berbicara setengah mabok) tercium aroma anggur dari kedua
anak "PUNK" tersebut, mukanya penuh dengan tindikan2 anting dan itu tidak kecil2, badan dan pakaian yang tidak terurus
(gue rasa ga mandi seminggu nih orang), entah apa yang dirasakan kami bertiga. panik, takut, bingung, dan pengen kabur. tiba2 mereka menawarkan
selembar kertas pamflet yang isinya poster acara, dan kami pun iya2 aja saking ketakutannya si Puji ampe pucet (emang dia paling takut sama anak PUNK)
dan setelah itu mereka pergi, belum naek motor salah satu dari mereka kepeleset duren, dari hati yang paling dalam gue ngakak abis, kocak banget. kayanya
ga abis sebotol nih orang lebih dari 1 botol pasti haha (emg haha).
gue uda lega banget akhirnya mereka pergi, eh ga tau kenapa mereka balik lagi. rasa itu timbul lagi, kirain mau ngapain eh taunya minta duit "OLU" ckck.
gue bilang aja, maaf bang ga ada ini aja kita minum 1 bertiga (dengan tampang melas).
trus salah satu dari mereka nanya, masa malem Minggu ga ada duit lu pada? kasian amat, nih dah gua kasih.
( deh? ini orang "GITTING" kali ya? minta duit malah mau ngasih duit), abis itu tanpa basa basi mereka langsung pergi aja. sambil ngebawa durian kesayangannya
(haha :D) rasa panik dan takut pun hilang begitu saja (sumpah baru kali ini gue ngadapin anak "PUNK" kaya gtu, yang biasa gue liat sekilas dan itu pun
dari jauh, ternyata selama ini gue kira anak PUNK itu sangar dan galak, suka maksa dan malakin orang tapi dia juga punya hati hehe :D)
walaupun mereka bertampang mengerikan, sampe2 orang pun segan melihatnya tapi asal kalian tau, klo kita baik sama dia pasti kita dia juga aka baik sama kita,
ada pepatah mengatakan "pasti kebaikan akan dibalas oleh kebaikan, dan kejahatan akan dibalas juga oleh kejahatan" maka dari itu kita jangan pernah su'uzan
terhadap siaa pun jika kita belum pernah tau benar atau salahnya, memang engga semua anak PUNK atau anak2 yang dijalanan baik semua,
gue juga yakin mereka kaya gitu juga bukan kemauan mereka, sifat atau kebiasaan seseorang itu bisa diubah tergantung dengan lingkungan yang ada disekitarnya.
keinginan seseorang itu tidak dapat dicegah sekalipun itu merugikan orang lain atau dirinya sendiri. Jadi jangan salah kan mereka yang sudah terjeumus karena
anak PUNK juga manusia, manusia ciptaan Tuhan :) kita sebagai manusia harus wajib mengingatkan jika ada seseorang yang melakukan kesalahan, mungkin itu sulit.
tapi klo engga di coba apa gunanya? iya engga (tua banget gue haha :D).

intinya kita sesama manusia harus saling mengingatkan hehe.

lanjut..
setelah anak PUNK pergi..
kira2 jam 4 kurang 15 menit, rasa kantuk mulai merasuki, dingin malam semakin menembus lapisan kulit, satu persatu pasangan pun kembali kerumah sampai2
hanya ada kami bertiga disitu, sepi sunyi hanya ada suara kendaraan yang lalu lalang (walaupun tidak seramai siang hari, satu dua mah ada haha)
kondisi badan yang ga memungkinkan untuk melanjutkan. Akhirnya si Puji minta di antar ke bengkel cowonya, karena kosannya masih di kunci jam segini.
dengan nafas lega hati pun berkata "ALHAMDULILLAH..."
tanpa basa basi si Dino langsung menyetarter motornya, dan dengan raut wajah yang ngantuk dan mata sudah memerah si Dino langsung tancap gas,
tak lupa juga sebelumnya si Puji berterimakasih sekali sama gue sama Dino yang sudah mau nemenin dia sampe pagi begini, gue tau dari matanya
dia tulus banget ngucapinnya, gue juga ga nyangka bisa kenal cewe segokil itu. cewe yang jago banget akting sekarang dia hidup mandiri dan berkerja
disalah satu sinetron di INDOSIAR, pengalaman hidup yang bermacam2 dan penuh tantangan itu semua tidak pernah meurunkan semangatnya untuk terus
berusaha dalam mengejar mimpinya. karena hanya dialah yang dapat mengubah masa depan hidupnya, gue salut banget sama dia walaupun dia cewe tapi
dia bukan cewe sembarangan. untuk kita semua jangan pernah yang namanya putus asa atau menyerah dalam hidup, karena hidup itu perjuangan,
hidup itu tantangan, hidup itu persaingan jika kita lemah sama hidup lebih baik jangan hidup. Kita punya mimpi, mimpi yang akan ada terus dalam benak
kita, jika mimpi kita belum tercapai hingga akhir hidup kita, pasti kita akan sangat menyesal seumur hidup kita.
mungkin ini semua dapat menambah pengalaman gue yang lalu2, gue selalu mengambil pelajaran dari pengalaman gue. Tidak salahnya kalian menginspirasi
seseorang yang kalian inginkan atau banggakan karena itu juga bekal untuk memotivasi hidup kita. Jangan lupa juga untuk selalu ingat sama Sang Pencipta karena
kita hidup didunia ini adalah karunia dari-Nya.
gue sangat bersyukur dapat dilahirkan didunia ini dan mungkin dapat lebih mengerti hidup ini.
Banyak yang perlu gue lakuin untuk hidup ini dan banyak juga yang belum gue mengerti tentang hidup ini, gue akan selalu berusaha dan berdoa karena itu adalah
salah satu kunci untuk hidup. Semoga mimpi yang sudah kita bawa dari lahir akan menjadi kenyataan, amin YA RABB.. :)
pesan saya selalu semangat dan optimis dalam menjalani hidup, jangan pernah takut jalanin hidup terima apa adanya karena hidup ini adalah anugrah
terindah dari Tuhan, apabila kita menyianyiakan hidup pasti dia akan menyesal karena hidup itu sangat indah.
gue juga bukan orang yang sempurna jadi maaf jika ceritanya kurang dimengerti hehe :D

"TERIMAKASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA"

Silahkan Baca Selengkapnya......

Minggu, 27 Maret 2011

Pergi naik sepedah Pulang jalan kaki :D

Hari Minggu, 27 Maret 2011.. Hari yang yang enak banget buat bangun siang, tapi ternayata engga heu. gue lupa klo sekarang udah ada janji sama si Dino damara dkk buat naik sepedah ke UI. Jam 6 lewat dia nelepon gue..
Dino : "Bim dimana lu? jadi gak? harus jadi pokoknya !"
Bima : "Iyaa jadi, gue baru bangun no, sory. gue masih dirumah Budi nih. paling jam 7an gue udh di DTC."
Dino : "okeh da, gue tunggu, cepet jangan lama-lama ada hari bumi di UI."
Bima : "okeh dah."
Abis itu, langsung aja gue bangunin si budi dan setelah si Budi bangun baru dah gue pulang.

40 menit kemudian..
Akhirnya nyampe juga, pas nyampe rumah, engga pake basa-basi langsung aja gue berangkat. Nah, pas nyampe di DTC ternyata si Dino belom dateng ckck. Gue tunggu aja, engga lama kemudian dia dateng trus langsung aja berangkat menuju rumah Isal.
Sungguh beda banget cuacanya, ademm ayemm.. kendaraan belom banyak jadi udara masih segeeer.. jam 7 aja belom ada matahari ckck.. aneh haha :D
Setelah beberapa menit nyampe juga dirumah isal. Setelah gue sama Dino samper...
Bima : "Assalamualaikum?"
Dino : "Isaaaalll?"
Engga lama dia keluar..
Isal : "Jadi? yah jam 8 gua mau TO di BTA." (dengan muka yang masih banyak belek dan kusut)
Dino : "Yah parah sih. Tipuan."
Bima : "Yaahhhh.."
Isal : "sory kawan"
Dino : "Yaudah dah, ayo bim jalan."
Bima : "Ayoo, payah dah si isal bukan bilang dari kemaren. tau gitu langsung ke UI aja tadi heuu."

Capek-capek nyamper ehh malah gak ikut dianya, tapi itu semua engga bisa merubah niat kita untuk tetep ke UI. Akhirya cuma berdua deh. Biar berdua tetep asik.
Tiba-tiba perut gue terasa sakit. Ada dua kemungkinan klo gak mules ya laper haha. yaudh abis nyampe UI gue sama dino langsung nyari makan. Pas udah nyampe di tempat makanan langsung dah gue sama dino markirin sepedahnya di depan toko, kebetulan tokonya belom buka hehe :)

Banyak banget makanan yang ada di situ, ampe bingung milihnya padahal mah duit pas-pasan haha :D
Dino : "makan apa nih yang kenyang? bubur aja yuk?"
Bima : "Apan ya? ahh jangan bubur, gak kenyang itu mah. Ketoprak bae mau gak?"
Dino : "Et dah, yaudah dah tapi tanya dulu harganya berapa."
Pas gue nanya..
Bima : "Bu, ketoprak berapaan?"
Ibunya : "6 ribuan de, mau?"
Bima : "6 ribu no, mau ga?"
Dino : "yaudah jadi."
Bima : "mana duit lu?"
Dino : "Aduuuhh dompet gua ketinggalan !" (panik 1000 kali lipat), pesen satu dulu dah.
Bima : "yah no, udah dibuatin. Lu si gak bilang dari tadi !"
Dino : "yah gimana dong, (sambil meriksa-meriksa tas) wah ada nih ! yah cuma goceng (lemes)."
Bima : "yaudah dah gue tambahin sini, lu sih ada-ada aja."
Dino : "lah? emng lu ada brp duit?"
Bima : "Ada ceban gua."
Dino : "beneran? ahh kenapa gak bilang dari tadi? panik ini gua. Okeh dah gua pinjem dulu haha (dengan wajah senang) okeh salaman dulu kita.
Bima : Apa bae dah lu no. GAJEBO ! haha

15 menit kemuadian..
Aduh kenyang banget dah haha, tapi seret banget ini.
Dino : "duit tinggal berapa bim?"
Bima : "tinggal 3 rebu"
Dino : "yaudah sini gua beli aer di indomart."

Nah, abis itu duit sisa gope, soalnya beli aqua harganya 2500.

Terusss..
Lanjut ke tujuan, gue sama dino langsung jalan ke hutan UI. Waktu di dalem hutannya ternyata ada cirkuit buat sepedah gunung (hehe barru tau saya). Sumpah seru banget. Jalannya sempit dikelilingin semak-semak, becek, licin, nanjak, turunan. Wahh gak bisa di bayangin dah, pokoknya seru dan menantang banget.
Gak terasa 3 jam muter-muter jalanannya. Abis itu istirahat sebentar. Pas istirahat matahari juga belum bersinar kira-kira jam set 10.. kayanya ada yang aneh.. ckck..

Beberapa menit kemudian..
Setelah lumayan gak capek lagi gue sama dino mau lanjutin lagi tuh masuk ke hutan karena emang seru banget tempatnya. Tapi.....

Tiba-tiba gak tau kenapa ban sepedah gue baocor yag belakang heu.. perasaan tadi gapapa deh.. heu emng nasib kurang beruntung. Akirnyanya gak jadi deh ngelanjutin, gue sama dino langsung aja pulang.
Heu.. dengan capeknya gue tenteng tuh sepedah sambil jalan kaki :(
Si dino mah enak sepedahnya gak bocor jadi dia gak jalan kaki. Dengan solidaritasnya dia ngebantuin gue nenteng tuh sepedah, katanya gua mah persahabatan aja bim sama lu.
Aduh capeknya, istirahat sebentar tuh gue sama dino. dan bertanya-tanya..
Bima : "no, gimana nih?"
Dino : "Aduh gua juga bingung, lagian ada-ada aja nih sepedah. Tadi aja gak kenapa-kenapa."
Bima : "emng dah nasib... nasib..., oh iyaa pompa aja no siapa tau aja gak bocor."
Dino : " emng ada duit apa lu?"
Bima : " oh iya gua lupa heu." :(
Dino : "duit tinggal gope dapet apan? klo engga kita ke pom bensin pitara mau apa lu?"
Bima : Gila ! jalan nih. Hem jauuuhh banget. oh iya minjem duit aja sama ningrum?" aduh kenapa gak kepikiran dari tadi."
Dino : " yaudah lu kerunahnya sekarang !"
Bima : "oke sip !"

Dirumah ningrum..
setelah nyampe rumah ningrum, gue panggil-panggil kok gak ada yang nyaut. Hemm.. pas gue pikir-pikir..
aduh gue lupa ! pasti si ningrum TO juga. dia kan BTA juga sama kaya isal. Heuu dengan sedihnya gue nyamperin dino.
Bima : "no, gak ada ningnya. gue baru inget klo dia TO juga. dia kan BTA juga bareng isal ckck.
Dino : "ahh parah dah. yaudah jalan aja dulu siapa tau di pom bensin beji ada angin gratis."

Setelah di pom bensin..
Aduh.. parah banget dah. Gak ada lagi angin gratisnya. bikin emosi aja nih sepedah.
Hemm langsung si dino bilang oh iya kerumah fatin aja yuk sapa tau dia ada pompa, klo gak ada minjem duit aja.

Setelah nyampe rumah Fatin...
Heu perjuangan yang sia-sia, sama aja modelnya kaya tadi pas kerumah ningrum. ternyata si Fatinnya juga gak ada di rumah ckck :(
Itu semua engga buat kita menyerah buat nyari pompa.
Akhir tujuan ke pom bensin pitara deh hemm . . .

Keringat udah ngucur, baju udah lepek, kaki pada pegel rasanya capek bangeeeeeeettt, duit juga tinggal gope. Heu akhirnya jalan juga kita ke Pom bensin pitara. Bayangin aja dari UI sampe pitara jalan kaki.
Sungguh pengalaman yang pertama kali gue lakuin. "Berangkat naik sepedah, Pulangnya jalan kaki"
Selama di perjalanan, tenggorokan kering banget rasanya kaya di gurun pasir. Untung aja ada duit gope, tuh duit gue beliin aqua gelas. satu aqua gelas bedua (mana berasa ckck).

Hemm Setelah berlama-lama jalan sampai juga di pom bensin pitara. disitu langsung gue pompa tuh ban.
gak ada basa basi lagi, abis itu gue langsung kerumah dino buat ngaso dan istirahat. Waaaahhhhh leganya diriku, bisa tiduran juga heuu.

Tapi itu semua gue lakuin dengan senang hati, gue gak nyesel dapet pengalaman kaya gini dan gue bersyukur karena gue masih bisa jalan sejauh itu. Banyak pedagang-pedagang yang dasarnya jalan kaki, mereka gak pernah ngeluh buat jalan sejauh apapun, demi menghidupkan anak dan istri dirumah.

Jadi intinya kita jangan pernah menyerah untuk menggapai suatu tujuan walaupun itu sangat sulit. gak ada tujuan yang mudah dan instan. Suatu tujuan pasti ada yang namanya hambatan, hambatan itulah yang membuat diri kita pesimis. Maka selalulah optimis dan berusaha dalam menghadapi suatu apapun. tanpa usaha suatu hal akan sia-sia dan jangan lupa juga untuk selalu berdoa.

Semoga dengan apa yang kita dapat di dunia ini, dapat berakhir sukses ! amin :)

Silahkan Baca Selengkapnya......